Konstruksi Dilatasi Dalam Gedung

Konstruksi Dilatasi Dalam Gedung

Dilatasi Bangunan Biasanya ada didalam sebuah gedung. Tapi, Sebenarnya bagian itu untuk apasih? Yuk, kita simak Penjelasan tentang Dilatasi Bangunan.

Dilatasi adalah Struktur yang sengaja di bangun untuk Konstruksi Bangunan yang Memiliki Konstruksi yang panjang. Sistem ini dibuat untuk Menghindari Keretakan pada Konstruksi Bangunan yang timbul pada Bangunan Vertical atau juga Horizontal. Sepert efek dari bencana alam yang terkena pada Bangunan.

 

Penjelasan Dilatasi Pada Konstruksi

Didalam dunia Konstruksi, Dilatasi adalah Sambungan pada suatu Bangunan yang punya Perbedaan di dalam sistem Strukturnya. Atau biasa di sebut pemisah Struktur Bangunan. Dilatasi Bangunan dibuat pada Bangunan dengan Konstruksi yang besar dan luas dan dibuat untuk Memisahkan Struktur yang terlalu panjang.

Dalam Konstruksinya, Dilatasi baik di gunakan pada Bangunan yang rendah dan dibuat Dilatasi terhadap Bangunan tinggi, antar Bangunan induk dengan Bangunan sayap dan Bangunan yang Memiliki geometris.

 

Macam-Macam Dilatasi

  1. Dilatasi dengan 2 Kolom

Dilatasi dengan 2 kolom biasanya digunakan untuk bangunan yang bentuknya memanjang dengan adanya Dilatasi maka jarak kolom akan menjadi pendek

  1. Dilatasi dengan Balok Kantilever

Dilatasi juga dapat dilakukan menggunakan struktur balok kantilever dengan balok maksimal 1/3 dari bentang balok induk. Pada lokasi Dilatasi kolom dirubah menjadi 2/3 bentang kolom lain

  1. Dilatasi Balok Gerber

Sistem ini digunakan apabila jarak kolom yang di inginkan tetap sama

  1. Dilatasi dengan Konsol

Dengan sistem ini, jarak kolom dapat dipertahankan sama, umumnya Dilatasi dengan konsol di gunakan pada Bangunan yang Menggunakan material Prefabrikasi

Dalam penerapan Dilatasi , hal yang penting dan perlu diperhatikan jaraknya. Jarak harus benar-benar diperhitungkan. Dilatasi yang terlalu sempit apabila terkena pergeseran akibat gaya Vertical maupun Horizontal yang timbul banyak masalah.

 

Letak Dilatasi Struktur Pada Bangunan

Dilatasi struktur ini biasanya ada di pertemuan antara bagian bangunan yang rendah dengan bangunan yang tinggi. Dilatasi ini juga bisa ditemui dipertemuan bagian bangunan yang menyiku, misalnya pada bangunan letter U, letter H, letter T, letter L dan letter O dengan inner court.

 

Fungsi Dilatasi Bangunan

Penerapan Dilatasi Bangunan sangat perlu agar jika terjadi beban atau bencana alam, struktur bangunan tidak mengalami kerusakan fatal, seperti Keruntuhan pada Bangunan. Hal ini terjadi dikarenakan akibat kerusakan elemen struktur yang bertabrakan.

Oleh karena itu, di anjurkan untuk membuat Dilatasi Bangunan sebagai tindak Pencegahan. Bahkan pemerintah mengajurkan agar setiap bangunan memiliki Dilatasi .

Penggunaan Dilatasi di antara dua bangunan yang berdampingan menyebabkan setiap bangunan bekerja sebagai suatu sistem tunggal yang terpisah. Lebar dilatasi yang dapat mencegah benturan antar dua bangunan telah diatur dalam peraturan yang sudah di tentukan.

 

Penerapan Dilatasi

Penerapan sistem Dilatasi perlu di perhatikan jaraknya. Jarak Dilatasi harus benar-benar di perhitungkan. Apabila pembuatan Dilatasi yang terlalu sempit apabila terkena Pergeseran akibat gaya Vertical maupun Horizontal akan timbul banyak masalah, mulai dari Dilatasi yang rusak, bocor, sampai Kerusakan di bagian blok Bangunan satu dengan yang lainnya

Bentuk denah bangunan sebaiknya sederhana untuk menghindari adanya Dilatasi bangunan saat gempa. Namun, Dilatasi ini dapat Menimbulkan masalah pada Bangunan yaitu :

  • Dua atau beberapa gedung yang Dilatasi akan mempunyai waktu getar yang berbeda, sehingga akan mMnyebabkan Benturan antar gedung
  • Tidak Efektifnya Pemasangan Interior seperti Plafon, Keramik dan lainnya
  • Memerlukan Konstruksi Khusus
  • Bangunan yang Memiliki Tinggi yang Berbeda-Beda
  • Pemisah Bangunan Induk dengan Bangunan Sayap
  • Bangunan yang Memiliki Panjang >30m
  • Bangunan yang Rawan Gempa
  • Bangunan yang Berdiri di atas Kontur Tanah yang Tidak Rata

Demikianlah tentang Pengertian fungsi dan tujuan Dilatasi beserta contoh Penerapannya, semoga Bermanfaat dan dapat Menambah wawasan bagi pembaca.

Artikel yang sama :

Mengenal Apa itu Kolom

Perhatikan Ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

apa itu sloof?, material ACP, Inspirasi Model Teralis Jendela,Konstruksi Dilatasi Dalam Gedung, Konstruksi Dilatasi Dalam Gedung, ngurus imb gratis, gratis ngurus imb,Ide masjid, 10 Jenis Marmer Terbaik,10 Jenis Marmer Terbaik, desain rumah medan, artikel medan, 5 model pintu gerbang tropis, apa itu sloof?, partisi dinding rumah klasik, model kanopi, model kanopi besi holo, model kanopi besi wf, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Kayu Terbaik Untuk Pintu, 10 Jenis Lantai Marmer, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, biaya ngurus imb, Molding Dinding Rumah klasik, Molding Dinding Rumah klasik, imb medan murah, urus imb murah medan, 5 Model Jerjak Jendela Terbaru, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 Vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan -imb