Cara Melihat Nilai Jual Tanah Yang Sebenarnya

Cara Melihat Nilai Jual Tanah – Ada banyak cara yang bisa kita gunakan untuk menentukan harga properti, baik ketika hendak jual tanah, jual rumah, ataupun menyewakan apartemen. Yang perlu diketahui dan pahami lebih lanjut sebenarnya apa itu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Salah satu komponen dalam penghitungan Pajak Bumi dan Bangunan adalah NJOP, yang digunakan sebagai taksiran harga rumah dan bangunan yang dihitung berdasarkan luas dan zona rumah serta bangunannya. Kita bisa melihat nilai NJOP pada berkas pembayaran pajak.

Pengertian NJOP

NJOP atau Nilai Jual Objek Pajak merupakan hal yang penting untuk dipahami jika ingin melakukan transaksi jual beli rumah. Dengan mengetahui NJOP Anda akan mengetahui seberapa besar dana dan pajak yang harus ditanggung dari transaksi jual beli rumah atau properti. Dapat dikatakan, NJOP penting digunakan sebagai patokan untuk menentukan harga properti rumah karena NJOP merupakan harga rata-rata yang diperoleh dari hasil transaksi jual beli properti. Nilai Jual Objek Pajak ini ditetapkan negara sebagai dasar pengenaan pajak bagi perhitungan PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan.
Aspek di dalam NJOP
Sebelum menentukan besaran NJOP, kamu mesti mengetahui aspek-aspek yang ada di dalamnya terlebih dahulu sebagai dasar perhitungan, yakni:

1. Perbandingan Harga Objek
Yakni perbandingan harga objek properti yang berdasarkan pada perbandingan antara nilai NJOP dengan objek properti lainnya yang sejenis dan letaknya tidak berjauhan serta telah diketahui harga jualnya.

2. Nilai Perolehan Baru
Yakni metode nilai perolehan baru yang didasari oleh perhitungan biaya untuk memperoleh properti yang dibeli serta dikurangi kondisi fisik properti yang dibeli.

3. Nilai Jual Objek Pajak Pengganti (NJOP Pengganti)
Metode nilai jual pengganti adalah metode penentuan nilai pajak yang berdasarkan pada hasil produksi objek pajak yang bersangkutan.

Cara Menghitung NJOP

NJOP merupakan taksiran harga suatu properti yang dihitung berdasarkan luas serta zona bangunan. NJOP ditentukan atas dasar perbandingan harga dengan objek lainnya yang sejenis. NJOP ditetapkan per meter persegi dan seringkali komponen pajak ini diasumsikan sebagai harga terendah dari sebuah properti.
Kebanyakan properti yang dijual dapat menyentuh harga hingga 2 kali lipat dari NJOP. Jadi dapat disimpulkan, semakin mahal harga pasaran properti di suatu kawasan, NJOP nya akan semakin tinggi.
NJOP biasanya ditetapkan untuk menghitung besaran pajak terutang dengan penyesuaian kondisi objek pajak tiap 1 Januari Tahun Pajak. Yang artinya, besaran NJOP mesti selesai ditetapkan sebelum 1 Januari Tahun Pajak. Tujuannya agar fiskus dapat menetapkan besaran PBB terutang atas tiap objek pajak.

Selain NJOP, ada pula istilah NJKP atau Nilai Jual Kena Pajak. Besaran nilai tersebut dimasukkan ke dalam perhitungan pajak yang terutang. NJKP sendiri merupakan bagian dari NJOP serta menjadi dasar perhitungan PBB. NJKP juga dikenal dengan istilah assessment value.

Nilai Jual Kena Pajak (NJKP) besarannya adalah 40%. Hal ini sebagai dasar perhitungan pajak terutang sebagaimana yang termaktub dalam Pasal 6 ayat 3 UU No.12 Tahun 1985 mengenai Pajak Bumi dan Bangunan. Namun Undang-Undang tersebut telah diubah dengan UU nomor 12 Tahun 1994 yang berisi:

  • Pertama; Objek Pajak Perkebunan: Luas lahannya sama atau lebih besar dari 25 hektar yang dikuasai, dimiliki, maupun dikelola oleh BUMN, swasta, maupun kerjasama operasional antara swasta dan pemerintah.
  • Kedua; Objek Pajak Kehutanan: Tidak termasuk area blok tebangan dalam rangka penyelenggaraan kegiatan Pemegang Hak Pengusahaan Hutan, Pemegang Izin, dan Pemegang Hak Pemungutan Hasil Hutan.
  • Selanjutnya Objek Pajak Perumahan: Wajib pajak perseorangan dengan NJOP atas bumi serta bangunan yang nilainya sama atau lebih besar dari Rp 1 Miliar.

Cara Menghitung NJOP

Untuk menghitung NJOP tanah per meter, kamu dapat melakukannya berdasarkan penilaian tanah dengan perbandingan harga pasar. Perbandingan harga tanah juga bisa diambil dari data penjual, pembeli, notaris, agen properti, serta badan pertanahan. Selain itu, perbandingan juga bisa dilakukan dengan melihat sejumlah faktor, misalnya fasilitas yang ada di sekitar lokasi, kondisi tanah, hingga aksesibilitas.
Penentuan NJOP tanah per meter sebenarnya tiap tahun dilakukan oleh Pemerintah Daerah secara massal. Penentuan ini dilakukan untuk menentukan besaran PBB.

Jika kamu saat ini ingin menjual rumah, sebenarnya terdapat dua metode yang bisa dilakukan untuk menentukan harga jualnya. Pertama dengan melihat harga pasaran yang berlaku di sekitar lingkungan. Yang kedua adalah dengan melihat NJOP.

Berikut ini cara menghitung NJOP, dengan contoh:
Luas Tanah = 23 x 10 m = 230 meter persegi
Luas Bangunan = 8 x 10 meter = 80 meter persegi
Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Tanah = Rp 1.000.000 per meter persegi
Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Bangunan = Rp 2.000.000 per meter persegi
Total Harga Tanah = 230 x 1.000.000 = Rp 230.000.000
Total Harga Bangunan = 80 x Rp 2.000.000 = Rp 160.000.000
Nilai Jual Rumah = Rp 230.000.000 + Rp 160.000.000 = Rp 390.000.000
Jadi dapat disimpulkan bahwa Nilai Jual Objek Pajak untuk luas tanah 230 meter persegi dan luas bangunan 80 meter persegi adalah Rp 390.000.000.

Begitulah cara menghitung NJOP yang bisa kamu lakukan sendiri sehingga akan lebih mudah menentukan harga jual rumah tanpa khawatir mengalami kerugian atau justru terlalu mahal.

Artikel yang sama :
Jenis Sertifikat Kepemilikan Tanah

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

ngurus imb gratis, gratis ngurus imb,Cara Melihat Nilai Jual Tanah, Cara Melihat Nilai Jual Tanah, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, biaya ngurus imb, imb medan murah, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-imb