Material Bangunan adalah setiap bahan yang digunakan untuk tujuan konstruksi. Banyak bahan alami, seperti tanah liat, pasir, kayu dan batu, bahkan ranting dan daun telah digunakan untuk membangun bangunan.

Selain dari bahan alami, produk buatan banyak digunakan, dan beberapa lagi kurang sintetik. Industri pembuatan bahan bangunan didirikan di banyak negara dan penggunaan bahan-bahan tersebut biasanya dibagi ke dalam perdagangan khusus tertentu, seperti pertukangan, pipa, atap dan pekerjaan isolasi. Acuan ini berhubungan dengan tempat tinggal manusia dan struktur termasuk rumah.

VECTOR 41 Arsitek Medan, Perusahaan jasa bidang perencanaan, Kantor Arsitek Online, Domisili Medan, untuk perencanaan rumah dan interior desain, bangunan dan perkantoran, bergerak sejak tahun 2010 di bidang jasa perencanaan bangunan dan kontraktor bangunan.

Tips sebelum membangun rumah

Membangun rumah tentu menjadi hal yang diinginkan oleh semua orang. Namun, sebelum membangun rumah, ada baiknya untuk mengetahui beberapa tips sebelum membangun.

Karena, dalam membangun rumah ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Anda perlu mempersiapkannya matang-matang, mulai dari desain hingga pemilihan bahannya.

Tips sebelum membangun rumah ini tentu bermanfaat untuk menghindari Anda mengeluarkan biaya yang terlalu berlebihan. Selain itu, agar Anda tidak kecewa dengan hasil bangunan yang sudah jadi.

Dibawah ini ada beberapa tips sebelum membangun rumah yang bisa Anda ikuti.

1. Buat Perencanaan

Sebelum membangun rumah yang pertama harus di persiapkan adalah merencanakan pembangunan itu sendiri. Perencanaan ini meliputi masalah keuangan yang berhubungan dengan dana pembangunan, target mengenai waktu dari pembangunan dan ukuran dari bangunan.

Banyak orang tidak merencanakan dengan matang, sehingga tidak memiliki panduan dalam proses pembangunannya. Tidak adanya panduan inilah yang akan membuat banyak hal menjadi tidak terkendali. Banyaknya hal yang tidak terkendali dapat menyebabkan penyimpangan-penyimpangan terutama dari segi dana.

Salah satu contohnya adalah mengenai mundurnya target waktu dari tiap proses pembangunan. Kemunduran waktu dari target tersebut akan berdampak pada bertambahnya biaya operasional dari tukang bangunan yang Anda gunakan. Oleh sebab itu rencanakan pembangunan rumah Anda dengan sebaik mungkin.

2. Jasa Arsitek

Sampai sekarang,penggunaan jasa arsitek mungkin masih dianggap kurang penting bagi pembangunan rumah tinggal terutama di daerah-daerah yang bukan merupakan kota besar. Padahal, memanfaatkan jasa arsitek ini justru akan membantu Anda untuk meminimalisir kesalahan-kesalahan dalam pembangunan rumah.

Setiap adanya kesalahan dalam proses pembangunan tentu akan menyebabkan kerugian mulai dari waktu hingga biaya. Pasti kita tidak ingin itu terjadi, maka lebih baik mengeluarkan dana lebih namun dapat menjamin hasil yang lebih baik, dibandingkan harus menelan kerugian karena kesalahan prosesnya.

3. Ventilasi dan Pencahayaan

Ventilasi dan Pencahayaan merupakan hal yang penting. Rumah yang sehat harus memiliki ventilasi yang memadai dan pencahayaan alami. Jendela yang menghadap ke barat timur akan membuat Anda lebih lama lagi menikmati cahaya yang datang dari luar. Pada hari-hari yang sangat panas Anda dapat beradaptasi dengan lingkungan agar tidak terlalu hangat.

Sebuah pilihan yang baik untuk menjaga udara segar dan rumah memiliki aksen berwarna-warni juga mencakup taman. Area ini cenderung mengoksidasi atmosfer dan juga untuk memungkinkan cahaya masuk, seperti yang sering ditemukan di dekat jendela yang membuat kesan menjadi sangat indah dan inspiratif.

4. Material yang Mudah Dirawat

Material yang mudah di rawat hal penting yang harus di pertimbangkan. Karena mudah dalam perawatannya. Sebagai contoh dalam memilih genteng, saat ini sudah banyak genteng yang memiliki bahan dasar metal yang akan lebih baik digunakan jika dibandingkan dengan bahan tanah liat. Karena, dalam segi perawatannya genteng dengan bahan metal tidak perlu diganti terlalu sering, tentu tidak seperti genteng berbahan tanah liat yang harus diganti secara berkala.

5. Riset Harga Bahan Bangunan

Tips sebelum membangun rumah selanjutnya adalah dengan melakukan riset mengenai harga dari bahan bangunan yang akan digunakan. Mengingat setiap toko bangunan memiliki harga yang berbeda-beda. Hal ini agar Anda bisa mendapatkan harga bahan bangunan dengan harga yang paling murah.

Selain itu, dengan melakukan riset bahan bangunan akan membantu Anda dalam membuat rencana keuangan yang berkaitan dengan pembangunan rumah.

6. Pilih Material yang Bagus

Rumah dapat dikatakan merupakan bangunan yang akan memiliki berbagai history. Rumah akan menjadi sebuah tempat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Karena itu, agar rumah tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama, ada baiknya Anda memilih jenis bahan bangunan yang memang memiliki kualitas bagus.

Memang biasanya bahan berkualitas bagus akan memiliki harga yang lebih tinggi, namun membeli dan membangun rumah adalah investasi, jangan sampai gara-gara Anda menggunakan bahan yang murah justru bangunan cepat rusak. Dan inilah mengapa Anda membutuhkan riset untuk membeli bahan bangunan seperti yang dijelaskan pada poin sebelumnya.

 

Tips Membuat Kolam Ikan

Ya, kolam ikan merupakan salah satu unsur dekoratif yang cantik untuk dibuat di rumah.

Selain itu, hobi memelihara ikan terbukti memberikan dampak positif bagi pemiliknya. Di antaranya menghilangkan stres, mengurangi depresi, melatih tanggung jawab, mempercantik rumah, hingga membawa keberuntungan.

Berikut beberapa poin-poin penting yang harus di simak sebelum membuat kolam ikan!

  • Menentukan Ukuran dan Bentuk Kolam

Sebelum membuat kolam, kita harus menentukan bentuk dan ukuran kolam. Untuk ukuran kolam, kamu bisa menyesuaikannya dengan ukuran ikan dan lahan yang tersedia. Bentuk kolam tidak selamanya harus bulat atau persegi. Ada banyak bentuk yang bisa digunakan misalnya saja meliuk bagaikan bentuk sungai, abstrak, segi enam, dan sebagainya. Untuk ikan tertentu seperti ikan koi, bentuk kolam harus dibuat berundak dan memiliki air terjun buatan.

  • Menentukan Lokasi

Menentukan lokasi kolam, bisa mempengaruhi bentuk dan ukuran kolam. Biasanya kolam ikan ditempatkan pada area taman depan, taman belakang, atau bahkan di dalam rumah. Kita harus mempertimbangkan sesuaikan dengan arus lalu lalang seluruh penghuni rumah. Pastikan lokasinya tidak mengganggu kegiatan sehari-hari.

Jika kolam ikan ini ditujukan sebagai elemen hiasan rumah, pilihlah lokasi yang mudah terlihat oleh tamu. Buat kamu yang percaya terhadap ilmu feng shui, pilihlah lokasi kolam ikan yang tepat agar tidak menghalangi masuknya rejeki bagi penghuni rumah.

  • Memilih Material

Pemilihan material untuk kolam juga memegang peran penting dalam cara membuat kolam ikan. Umumnya material yang digunakan adalah batu alam dan keramik. Batu alam cocok untuk kolam ikan bergaya natural maupun minimalis. Sedangkan keramik cocok untuk kolam ikan bergaya minimalis dan modern.

Saat ini batu alam dijual dalam bentuk potongan bahkan sudah ada yang berpola sehingga lebih mudah dipasang. Hanya saja, kita perlu melapisi batu alam ini dengan coating khusus agar tidak mudah ditumbuhi lumut yang bisa merusak di kemudian hari.

Sedangkan untuk yang memilih material keramik kita sarankan memilih warna cerah. Karena dapat membuat kolam ikan lebih menarik dan terlihat lebih lapang. Tapi, kamu harus rajin menguras air dan menyikat keramik tersebut supaya tidak terlihat kotor. Sedangkan keramik warna gelap akan membuat kolam ikanmu lebih elegan.

  • Mengatur Sistem Pengairan

Kolam ikan sudah jadi, tapi belum sempurna jika belum ada airnya. Cara membuat kolam ikan dengan sistem pengairan ini bisa kamu akali dengan menghadirkan air terjun mini, guci air, air mancur, hingga potongan bambu. Karena beberapa jenis ikan, kamu perlu membuatkan sistem pengairan yang mengalir terus-menerus menggunakan pompa dan filter untuk menahan kotoran

Kolam ikan tidak sebatas membentuk kolamnya saja, tapi juga mengatur sistem pengairan yang baik supaya ikan merasa nyaman.

Yang Perlu Di Perhatikan Lainnya Adalah:

1. Sirkulasi Air dan Bakteri Probiotik

Bagian lain yang tak bisa terlepas dari konstruksi kolam koi adalah sirkulasi air dan bakteri probiotik yang ada di dalamnya. Bakteri probiotik membuat ikan koi tetap hidup.

Bakteri tersebut umumnya dicampur bersama dengan dekorasi air terjun pada kolam.

Untuk itu, penting sekali menjaga sirkulasi air beserta bakteri yang terdapat dalam kolam.

2. Pasang Filter Air

Filter bisa dibilang seperti jantung bagi kolam ikan.

Sebab, filter lah yang membuat air tetap jernih dan sehat untuk ikan.

Banyak orang yang salah langkah karena memilih untuk memaksimalkan desain kolam, namun mengabaikan bagian filter kolam.

Padahal, filter kolam memiliki banyak fungsi.

Sebagai filter mekanis untuk menghilangkan limbah pada kolam, dan sebagai filter biologis yang mengubah amonia yang dihasilkan ikan menjadi nitrit yang tidak membahayakan.

 

 

Komponen Struktur Bangunan

 

Sebelum membangun suatu bangunan, ada baiknya kamu mengetahui seluk beluk bangunan mulai dari jenis struktur bangunan hingga komponen apa saja yang harus ada di dalamnya. Karena dalam proses pembangunan, harus ada perencanaan yang matang guna memenuhi standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pada bangunan.

Secara umum, terdapat dua jenis struktur bangunan yang biasa diketahui masyarakat, yakni struktur atas dan struktur bawah. Struktur atas adalah seluruh komponen yang berada di atas tanah. Fungsi adanya struktur atas adalah sebagai penopang bangunan dengan bentuk memanjang ke atas seperti rangka, kuda-kuda, dan balok. Sementara struktur bawah adalah komponen yang bersentuhan langsung dengan permukaan tanah. Adanya komponen ini berfungsi untuk menjaga keseimbangan dan memikul beban di atasnya. Di bagian ini harus terdapat pondasi dan struktur basement.

Selanjutnya kita akan belajar komponen yang ada di tiap strukturnya. Komponen ini merupakan bagian-bagian yang saling berkaitan untuk membentuk suatu elemen lain. Berikut komponen struktur bangunan, di antaranya :

1. Kolom

Fungsi kolom sangat krusial sebagai penerus beban langsung ke pondasi. Kolom mempertahankan rumah dari tiupan angin kencang, beban dalam bangunan, serta pengokoh bangunan agar tak mudah roboh. Struktur kolom yang kuat tersebut menggunakan bahan besi dan beton, dimana gabungan kedua material tersebut tahan akan tarikan dan dorongan.

2. Balok

Jika kolom digunakan dengan posisi vertikal ke atas, maka balok diletakkan dengan posisi tidur. Balok merupakan penguat horizontal yang berfungsi sebagai dudukan lantai dan pengikat kolom lantai atas.

3. Atap

Di area atap terdapat rangka atap dan penopang rangka atap. Rangka ini berfungsi sebagai penahan beban dari bahan penutup (atap). Sementara bagian yang digunakan untuk penopang rangka atap ialah balok kayu atau baja ringan.

4. Plat Lantai

Plat lantai biasa disebut dengan lantai tingkat yang letaknya tidak berada di atas tanah langsung. Plat lantai biasanya disusun dari balok-balok yang bertumpu pada kolom struktur bangunan. Bahan plat lantai pun bermacam-macam mulai dari kayu, beton, dan kayu semen. Sementara sistem plat lantai ada dua yakni plat satu sistem dan plat dua arah.

5. Tangga

Tangga merupakan penghubung antara lantai satu dengan lainnya. Tangga biasanya terdiri dari komponen berupa plat, borders, dan anak tangga. Tangga juga memiliki beberapa tipe yakni tangga membentang horizontal, tangga spiral, tangga melayang, dan tangga terjepit sebelah yang bertumpuk pada balok tengah.

6. Pondasi

Bagian yang langsung bertumpu dengan tanah ini jadi penyangga struktur bangunan di atasnya. Pondasi memang dibuat untuk menahan dari gempa, tekanan angin, dan kegiatan metafisik lain yang mampu menyebabkan kerusakan pada bangunan. Pondasi sendiri terbagi menjadi tiga jenis yakni pondasi dalam, pondasi dangkal, dan sumuran.

7. Galian Tanah

Galian tanah nantinya akan terhubung langsung dengan bagian-bagian yang penting di tanah seperti adanya bekas pondasi bangunan lama dan akar-akar pohon. Jika pada galian terdapat saluran air, pipa pembuangan, kabel listrik, telepon, maka secepatnya dilaporkan pada pihak yang berwenang. Pengerjaan bagian ini biasanya diserahkan ke bagian kontraktor karena segala kerusakan yang terjadi pada pengerjaan galian tanah sepenuhnya menjadi tanggung jawab kontraktor.

8. Struktur Basement

Komponen ini biasanya digunakan pada lahan yang terbatas. Sangat penting untuk merencanakan beban dan metode galian untuk menghindari masalah yang timbul saat pelaksanaan pembuatan seperti penurunan permukaan tanah.

Itulah penjelasan mengenai struktur bangunan lengkap dengan jenis, gambar, syarat, elemen hingga komponen struktur bangunan yang umum digunakan dalam bidang konstruksi.

 

Jenis – Jenis Bentuk Atap

Bentuk konstruksi atap bermacam – macam sesuai dengan peradaban dan perkembangan teknologi serta sesuai dengan segi arsitekturnya. Bentuk atap yang banyak terdapat adalah :

1. Atap Datar

Bentuk atap yang paling sederhana adalah atap datar atau rata. Atap datar biasanya digunakan untuk bangunan/ rumah bertingkat, balkon yang bahannya bisa dibuat dari beton bertulang, untuk teras bahannya dari asbes maupun seng yang tebal. Agar air hujan yang tertampung bisa mengalir, maka atap dibuat miring ke salah satu sisi dengan kemiringan yang cukup.

2. Atap Sandar

Atap Sandar ( sengkuap ) biasa digunakan untuk bangunan – bangunan tambahan misalnya; selasar atau emperan.

3.Atap Pelana ( kampung )

Bentuk atap ini cukup sederhana, karena itu banyak dipakai  untuk bangun – bangunan atau rumah di masyarakat kita. Bidang atap teridiri dari dua sisi yang bertemu pada satu garis pertemuan yang disebut bubungan.

4. Atap Tenda ( lancip )

Atap tenda dipasang pada bangunan yang panjangnya sama dengan lebarnya, sehingga kemiringan bidang atap Atap tenda terdiri dari empat bidang atap yang bertemu disatu titik puncak, pertemuan bidang atap yang miring adalah dibubungan  miring yang disebut jurai.

5. Atap Limas ( perisai )

Atap limas teridiri dari empat bidang atap, dua bidang bertemu pada satu garis bubungan jurai dan dua bidang bertemu pada garis bubungan atas  atau  pada    Jika dilhat  terdapat  dua bidang berbentuk trapesium dan dua dua bidang berbentuk segitiga.

6. Atap Limas ( perisai )

Atap limas teridiri dari empat bidang atap, dua bidang bertemu pada satu garis bubungan jurai dan dua bidang bertemu pada garis bubungan atas  atau  pada    Jika dilhat  terdapat  dua bidang berbentuk trapesium dan dua dua bidang berbentuk segitiga.

7. Atap mansard

Bentuk atap ini seolah    –     olah terdiri  dari  dua  atap yang terlihat bersusun atau bertingkat. Atap mansard jarang digunakan untuk bangunan rumah di daerah kita, karena sebetulnya atap ini dibangun oleh pemerintah belanda saat menjajah di negara kita.

8. Atap Menara

Bentuk atap menara sam dengan atap tenda, bedanya atap menara puncaknya lebih tinggi sehingga kelihatan lebih lancip. Atap ini banyak kita jumpai pada bangunan – bangunan gereja, atap menara masjid dan lain –  lain.

9. Atap Piramida

Bentuk atap ini terdiri lebih dari empat bidang yang sama Bentuk denah bangunan dapat segi 5, segi 6, aegi 8 dan seterusnya,

10. Atap Minangkabao

Atap minangkabau seolah – olah berbentuk tandukpada tepi kanan dan Bentuk atap ini banyak kita jumpai di Sumatra.

11. Atap Joglo

Bentuk atap joglo hampir sama dengan atap limas tersusun sehingga atpnya seperti bertingkat. Atap ini banyak dibangun di daerah Jawa Tengah dan Jawa

12. Atap Setengah  Bola  (  Kubah  )

Bentuk  atap  melengkung  setengah  Atap ini banyak digunakan untuk bangunan masjid dan gereja.

13. Atap Gergaji

Atap ini terdiri dari dua bidang atap yang tidak sama Atap ini bisa digunakan untuk bangunan pabrik, gudang atau bengkel.

Jenis – Jenis Batu Alam Dinding

Jenis – jenis batu alam dinding . Untuk Kamu Yang Ingin Menambahkan Batu Alam Dinding Pada Bangunan, Tapi Masih Bingung Jenis Batu Alam Dinding Apa Yang Harus Digunakan Berikut Batu Alam Dinding Yang Bisa Memberikan Sentuhan Alami Dan Estetik.

1. Batu Alam Dinding Andesit

Baru Alam Andesit Menjadi Salah Satu Batu Alam Yang Sering Digunakan Pada Bagunan. Tidak Hanya Memberikan Kesan Estetik Dan Alami, Namun Juga Tahan Lama.https://www.rumah.com/panduan-properti/batu-andesit-41061

Batu Alam Andesit Terbentuk Dari Bahan Vulkanik Atau Lava Yang Membeku Sehingga Memiliki Tekstur Yang Keras Dan Padat.

Batu Alam Andesit Biasanya Hadir Dalam Warna Abu Dan Hitam, Meski Hanya Terdapat Dua Warna Saja, Namun Batu Alam Andesit Hadir Dalam Model Yang Cukup Beragam, Misalnya Saja Model Alur, Abstrak, Dan Alur.

Sehingga Sangat Cocok Untuk Kamu Yang Ingin Memberikan Finishing Touch Yang Sempurna Pada Bangunan Rumah.

Keunggulan Batu Alam Andesit Adalah Sangat Mudah Untuk Dibersihkan,  Tahan Cuaca, Jamur, Dan Lumut. Sehingga, Sangat Cocok Jika Dipasang Di Luar Ruangan Yang Memang Sering Terkena Sinar Matahari Dan Hujan.

2. Batu Alam Paras Jogja

Untuk Batu Alam Dinding Satu Ini Tidaklah Berwarna Abu Atau Hitam Melainkan Memiliki Warna Krem Dan Putih. Batu Alam Paras Jogja Terbuat Dari Kapur Lunak Sehingga Kurang Cocok Jika Digunakan Sebagai Finishing Dinding Bagian Luar Bangunan Karena Mudah Kotor Dan Rentan Ditumbuhi Lumut Dan Serangga.

Namun, Jika Kamu Menggunakan Batu Alam Paras Jogja Untuk Interior Ruangan, Pasti Kamu Akan Puas Dengan Hasil Akhir Yang Alami Dan Juga Kesan Elegan.

3. Batu Alam Marmer

Batu Alam Marmer Adalah Salah Satu Jenis Batu Alam Dinding Yang Sering Digunakan Untuk Finishing Pada Bangunan. Batu Alam Marmer Pada Dinding Dapat Memberikan Kesan Alami, Mewah, Dan Elegan.

Batu Alam Marmer Hadir Dengan Perpaduan Pola Warna Dan Corak Dengan Kesan Estetik. Tak Hanya Itu, Batu Alam Marmer Pun Memiliki Berbagai Warna, Seperti Cokelat, Hitam, Merah, Dan Putih.

Namun, Yang Perlu Diperhatikan Ketika Memakai Batu Marmer Adalah Marmer Cukup Sensitif Terhadap Perubahan Cuaca Sehingga Diwajibkan Menghindari Penggunaan Marmer Dibagian Yang Sering Terkena Panas Dan Hujan.

4. Batu Alam Granit

Batu Alam Granit Juga Merupakan Salah Satu Batu Alam Dinding Yang Populer Digunakan. Batu Granit Sangat Cocok Digunakan Untuk Pelapis Dinding Atau Wall Veneer, Lantai, Hingga Dinding Kamar Mandi.

Jika Kamu Ingin Memberikan Kesan Alami Dan Juga Segar Pada Dinding Rumah, Maka Batu Alam Granit Ini Merupakan Pilihan Yang Sangat Tepat!

Batu Alam Granit Memiliki Pori-Pori Yang Kecil Sehingga Tidak Mudah Kotor Dan Mudah Dibersihkan Dan Juga Kuat Serta Tahan Terhadap Berbagai Kondisi Alam Seperti Hujan Dan Panas.

5. Batu Alam Palimanan

Satu Lagi Material Batu Alam Dinding Yang Cukup Populer Digunakan Adalah Batu Alam Palimanan Yang Berasal Dari Cirebon. Batu Alam Ini Sangat Cocok Digunakan Di Luar Ruangan Maupun Dalam Ruangan.

Menggunakan Batu Palimanan Sebagai Batu Alam Dinding Akan Memberikan Sentuhan Alami Yang Cerah.

Batu Alam Palimanan Memiliki Pori-Pori Yang Besar Dan Warna Yang Cukup Terang, Sehingga Sangat Disarankan Untuk Menggunakan Pelapis Khusus Untuk Melindungi Dari Lumut Dan Perubahan Warna.

6. Batu Alam Dinding Templek

Salah Satu Batu Alam Dinding Yang Juga Keras Dan Padat Adalah Batu Alam Templek. Karena Hadir Dalam Bentuk Yang Padat Dan Keras, Batu Alam Templek Sangat Tahan Cuaca, Lumut, Dan Juga Jamur. Tak Hanya Itu, Perawatan Batu Alam Dinding Ini Pun Tergolong Mudah.

Biasanya, Batu Alam Templek Hadir Dalam Motif Acak Dan Persegi. Biasanya Motif Persegi Lebih Mahal Harganya Karena Mempermudah Proses Pemasangan.

Namun, Batu Alam Templek Motif Acak Juga Tidak Kalah Menarik Karena Akan Menghasilkan Akhir Alami Yang Sangat Memukau Dan Lebih Natural.

Nah, Itu Tadi Beberapa Jenis Batu Alam Dinding Yang Bisa Kamu Pilih Untuk Memberikan Hasil Akhir Alami, Natural, Namun Juga Elegan Pada Bangunan. Sudah Tidak Bingung Lagi Kan Mau Pilih Batu Alam Yang Mana?

 

Sentuhan Batu Alam Pada Dinding Rumah

Sentuhan batu alam pada Dinding rumah Memang Selalu Bisa Dikreasikan Untuk Memberikan Hasil Akhir Yang Sempurna . Ada Banyak Cara Untuk Mempercantik Rumah, Mulai Dari Memberikan Tanaman Hias Menambahkan Wallpaper, Keramik, Hingga Batu Alam Dinding.

Ya, Batu Alam Memang Telah Banyak Digunakan Sebagai Hiasan Pada Dinding Rumah. Pamor Batu Alam Dinding Memang Sedang Naik Daun Karena Dekoratif Dan Memberikan Sentuhan Yang Estetik. Batu Alam Akan Menambahkan Kesan Alami Yang Akan Membuat Rumah Terasa Lebih Sejuk

Dinding Batu Alam Cocok Digunakan Menjadi Pelengkap Untuk Finishing Berbagai Jenis Bangunan, Mulai Dari Tradisional, Minimalis, Rustic, Hingga Mediterania.

Meski Begitu, Pemasangan Batu Alam Tidak Bisa Sembarangan Karena Tekstur Dan Karakteristiknya Yang Berbeda-Beda. Pemasangan Batu Alam Dinding Harus Dilakukan Oleh Ahlinya Agar Tidak Salah Pasang Dan Menghasilkan Pola Serta Hasil Akhir Yang Sesuai Dengan Keinginan.

Berikut Beberapa Alasan Mengapa Batu Alam Menjadi Pilihan Penyempurnaan Rumah.

Beberapa Alasan Mengapa Dinding Rumah Memakai Batu Alam Diminati

https://www.klopmart.com/article/detail/9-jenis-batu-alam-untuk-rumah-anda

Selain Karena Memberikan Kesan Mahal Pada Bangunan Rumah, Ternyata Masih Ada Banyak Alasan Lain Diantaranya Batu Alam Dapat Membantu Menaikkan Nilai Jual (Selling Point) Sebuah Rumah. Bahkan, Menggunakan Batu Alam Untuk Dinding Rumah Saat Ini Sedang Menjadi Tren Di Kalangan Masyarakat. Berikut Deretan Alasan Lainnya.

  1. Memberi Kesan Alami

Banyak Pilihan Batu Alam Yang Bisa Digunakan Sehingga Dapat Disesuaikan Dengan Kebutuhan Interior Maupun Eksterior. Anda Tetap Bisa Memilih Berbagai Model, Warna, Motif Dan Ukuran Sehingga Lebih Banyak Pilihan Untuk Digunakan. Misalnya, Jika Ingin Memberikan Kesan Segar Pada Rumah, Bisa Memilih Jenis Batu Alama Andesit. Apapun Jenis Batu Alam Yang Anda Gunakan Untuk Melapisi Dinding Akan Memberikan Kesan Natural.

  1. Banyaknya Ukuran Yang Tersedia

Pemasangan Batu Alam Untuk Dinding Rumah Tergolong Mudah Disebabkan Salah Satunya Ukuran Yang Tersedia Amat Beragam, Sehingga Dapat Disesuaikan Dengan Kebutuhan Pada Dimensi Ruangan.

  1. Memberikan Kesan Mewah Dan Elegan

Tidak Hanya Kesan Alami Namun Juga Memberikan Sentuhan Mewah Dan Elegan Untuk Rumah Anda. Hanya Diperlukan Pemilihan Batu Alam Yang Cocok Serta Penempatan Secara Tepat Maka Anda Akan Mendapatkan Kesan Mahalnya, Contohnya Seperti Marmer.

 

 

Artikel Serupa:

https://vector41.com/jenis-jenis-batu-alam-dinding/

Tips Tempah Prabot Rumah

Tips Tempah Prabot Rumah – Rumah merupakan kebutuhan utama yang harus dimiliki setiap keluarga. Setelah mendapatkan rumah baru, kini saatnya memilih perabot yang sesuai dengan kapasitas dan konsep desain rumah. Melihat pilihannya yang beragam tersebar di sejumlah toko perabot, terkadang membuat kita kesulitan menemukan unit yang tepat. Untuk itu, berikut hal penting yang perlu di persiapkan sebelum berburu perabotan yang cocok dengan rumah dan budget Anda!

1. Lakukan riset lebih dari dua tempat.

Anda bisa mengunjungi beberapa toko perabotan rumah tangga, baik yang ada di dalam mall ataupun secara online. Lakukan perbandingan terhadap beberapa model, harga dan kualitas yang ditawarkan oleh berbagai tempat agar Anda mengetahui mana yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan juga berkualitas.

2. Perhatikan kualitas

Dalam membeli perabot, utamakan kualitas barang. Ketahanan perabot merupakan hal yang penting. lebih baik Anda mengeluarkan sedikit lebih banyak uang untuk perabot dengan kualitas lebih baik yang tahan lama, dibandingkan dengan membeli perabot dengan kualitas buruk dengan harga lebih murah.

3. Kemudahan perawatan

Pertimbangkan kemudahan dalam merawat perabot yang akan dibeli. Anda harus mengetahui dengan pasti bagaimana cara perawatannya. Perhatikan juga jumlah daya listrik yang dibutuhkan dan kerumitan perawatan lainnya.

4. Garansi

Garansi adalah hal penting Setiap memilih perabot rumah, pastikan Anda mendapatkan garansi untuk setiap item. Karena hal ini bisa menghemat pengeluaran Anda di masa yang akan datang. Semakin besar dan lama garansi yang diberikan, maka semakin baik. Perhatikan juga lokasi service center terdekat dengan lokasi rumah Anda. Memilih perabot memang terlihat sederhana, tetapi hal-hal di atas perlu Anda perhatikan dalam membeli perabotan rumah tangga yang sesuai dengan kebutuhan.

5. Jarak Ruang Gerak

Jarak ruang gerak adalah satu hal yang tak boleh dilupakan di sebuah ruangan. Pikirkan juga area lalu-lalang antar ruangan. Jangan pernah menyimpan perabot berukuran besar pada bagian tengah ruangan. Khususnya jalur keluar masuk ruangan. Berikan jarak sekitar 30 hingga 48 inci sebagai jarak untuk tempat lalu-lalang. Jika ruangan tergolong kecil, Anda bisa juga memberikan jarak sekitar 24 inci.

Artikel yang sama :
Teknik Pemasangan Granit Lantai

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

ngurus imb gratis, gratis ngurus imb, 10 Jenis Marmer Terbaik,10 Jenis Marmer Terbaik, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Tips Tempah Prabot Rumah, Tips Tempah Prabot Rumah, Teknik Pemasangan Lantai Keramik, 10 Jenis Lantai Marmer, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, biaya ngurus imb, imb medan murah, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-im

Tips Tempah Jerjak Rumah

Fungsi jerjak jendela memang untuk keamanan. Namun, dengan desain minimalis seperti ini, fungsinya menjadi ganda. yaitu sekaligus untuk mempercantik hunian..

Desain jerjak jendela menjadi faktor penting saat kamu menginginkan perlindungan sekaligus dekorasi untuk jendela rumah. Memilih desain dan material yang tepat akan memberikan keamanan pada hunianmu. Untuk itu, supaya kamu nggak salah pilih, berikut desain jerjak jendela minimalis untuk hunian yang bisa kamu pilih

1. Jerjak Jendela Minimalis Garis-Garis Segitiga

Desain jerjak jendela yang satu ini bersifat mati. Biasanya jerjak ini menggunakan dominasi warna hitam yang menawan.

Jerjak ini memiliki bentuk yang minimalis dengan motif segitiga dan garis di bagian luar. Desain ini cocok untuk kamu yang ingin memberikan kesan minimalis elegan pada hunian.

2. Model Jerjak Jendela di Bagian Luar

Pada umumnya, jerjak menyatu dengan jendela yang dimilikinya.

Namun, untuk membuat sesuatu yang berbeda, kamu bisa membuat desain jerjak yang terpisah di luar sisi jendela.  Desain ini menghadirkan jerjak dengan kesan minimalis yang unik.

3. Jerjak Jendela Floral

Ingin menghilangkan kesan kaku dengan konsep rumah yang ada?

Kamu bisa mengaplikasikan jerjak jendela dengan bentuk bunga. Desain ini akan cocok untukmu yang menyukai keindahan namun tetap sederhana di bagian luar.

5 Tips Memilih Jerjak Jendela Rumah

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan, sebelum memilih desain jerjak jendela.Beberapa diantaranya adalah desain jerjak, konsep rumah, jenis material, warna, hingga motif.

Sebelum memilih desain yang tepat, yuk simak lima tips memilih jendela rumah yang tepat untuk hunianmu

  • Ukuran Jerjak dan Jendela

Sebelum memesan, pastikan terlebih dulu besaran ukuran masing-masing jendela yang ada di rumah. Cobalah untuk mengukur lebar dan tinggi dari jendela tersebut.

Jika khawatir keliru dengan hasil pengukuran sendiri, kamu dapat meminta bantuan dari tukang pembuat jerjak untuk melakukannya. Tanyakan hasil pengukuran dilakukan sebagai acuan dan peganganmu dalam membuat jerjak.

Untuk ukuran bahan, umumnya jerjak menggunakan ukuran besi berdiameter satu sentimeter dan plat satu inchi.

Ukuran tersebut dapat ditambah jika kamu ingin membuatnya lebih besar dan kokoh. Dengan begitu, pencuri akan kesulitan membobolnya.

  • Bahan Material Jerjak Jendela

Kualitas jerjak dapat ditentukan dari jenis bahannya. Ada beberapa jenis bahan yang sudah sering digunakan dan terbukti kuat. Misalnya besi, tempa, plat, dan behel (bulat, ulir, dan kotak).

Pemilihan bahan-bahan ini juga dapat disesuaikan dengan jenis dan desain rumahmu. Umumnya rumah berdesain minimalis modern kerap menggunakan bahan besi behel kotak.

Jerjak besi behel sendiri memiliki bobot yang lebih ringan. Selain itu besi jenis ini juga menghadirkan gaya yang sesuai dengan konsep minimalis.

Namun, jikan hunianmu bergaya klasik, cobalah jenis besi tempa dan plat yang dapat dibentuk dan tetap kuat.

  • Desain dan Motif Jerjak

Seiring berkembangnya zaman, desain jerjak tidak melulu berbentuk kotak-kotak atau garis-garis horizontal yang monoton. Sebab, kini banyak jerjak kerap kali menjadi salah satu elemen dekorasi.

Tak heran kalau terdapat tambahan aksen lain seperti bentuk bulat, persegi, atau segitiga pada alur-alur Jerjak. Semakin rumit dan detail sebuah jerjak, maka semakin mahal pula ongkos pengerjaannya.

Untuk itu, kamu harus menyesuaikan budget dengan jenis desain serta motif jerjak untuk jendela rumah.

  • Puluhan Warna Jerjak Jendela

Jika dulu jerjak jendela identik dengan warna-warna hitam, emas, perak, putih, dan perunggu kecoklatan. Kini, kamu bisa request warna sesuai keinginan dan kebutuhan.

Sebelum memesan, perhatikan dulu konsep, warna dinding, dan warna-warna yang mendominasi interior rumah. Dengan begitu, kamu dapat membuat suatu keselarasan yang apik antara jerjak dan tampilan lainnya.

  • Memilih Jerjak untuk Pintu

Selain jendela, kamu juga bisa memasangkan pintu rumah dengan jerjak.

Tidak ada yang berbeda dalam pemilihan bahan, desain dan motif, serta warna jerjak pintu dengan jendela. Namun, yang perlu diperhatikan adalah ukurannya yang pasti lebih panjang. Ini dapat kamu lakukan jika pintu rumah tersebut menggunakan bahan yang terbuat dari kaca.

Artikel yang sama :
Tips Tempah Perabot Rumah

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

ngurus imb gratis, gratis ngurus imb, 10 Jenis Marmer Terbaik,10 Jenis Marmer Terbaik, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Tips Tempah Prabot Rumah, Tips Tempah Prabot Rumah, Teknik Pemasangan Lantai Keramik, 10 Jenis Lantai Marmer, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, biaya ngurus imb, imb medan murah, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-im

Teknik Pemasangan Granit Lantai

Granit merupakan salah satu bahan bangunan yang biasa digunakan untuk menutupi struktur lantai. Jika dibandingkan dengan bahan penutup lantai yang lainnya, granit ini mempunyai keunggulan-keunggulan tersendiri. Di antaranya yaitu granit bersifat kuat, keras, dan kokoh, memiliki daya tahan yang bagus dan ketangguhan yang tinggi, serta kilau permukaannya mengkilap sekali.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang proses pemasangan granit di struktur lantai bangunan. Pada dasarnya, langkah-langkah kerja yang harus dilakukan tidak berbeda jauh dengan pemasangan lantai keramik kok. Anda perlu membuat landasan berupa lantai semen yang mempunyai permukaan rata terlebih dulu. Kemudian pasanglah lantai granit di atasnya. Kalau mau lebih praktis lagi, Anda dapat memanfaatkan lem perekat khusus untuk granit. Ini merupakan material perekat granit yang sangat mudah digunakan. Hasilnya, lantai granit pun bisa menempel sangat kuat dengan landasannya. Berikut ringkasan langkah-langkahnya.

  • Dasaran untuk plaster semen sebaiknya sudah dibuat rata, sehingga memudahkan proses pemasangan untuk hasil yang maksimal
  • Bila menggunakan semen pasir, dianjurkan perbandingan campurannya 1:3.
  • Bila menggunakan lem semen / semen instan, harus sesuai dengan standar yang diberikan oleh masing-masing pabrik semen tersebut.
  • Adonan semen dan pasir dibuat agak kering (tidak terlalu lembek), agar pada saat kadar air menyusut, tidak beresiko tinggi.
  • Permukaan bawah Granite boleh diberi adonan semen dan air yang cukup kental.
  • Campuran semen dan pasir dibuat merata di permukaan yang akan dipasang, disarankan menggunakan trawl.
  • Sebelum Granite dipasang, bagian tepi dari campuran semen pasir dibuang 1 – 1,5cm sepanjang keliling Granite Tile (untuk mengakomodasi tekanan ke samping dari kelebihan campuran tersebut).
  • Kerataan permukaan sangat diutamakan, bisa di cek dan menggunakan potongan Granite sebagai patokan dan juga waterpass panjang.
  • Setelah terpasang bagus, permukaan Granite Tile tidak boleh diinjak selama 4 hari (untuk semen pasir) dan 2 hari untuk lem semen.

 

Bagi Anda yang tertantang untuk memasang lantai granit sendiri, silakan mengikuti panduan langka-langkah selengkapnya di bawah ini ya!

PEMBUATAN DASARAN

Pembuatan lantai dasaran ini bersifat opsional artinya Anda tidak perlu membuatnya lagi jika sudah ahli. Adanya dasaran ini berfungsi untuk mempermudah kita dalam memasang lantai granit, terutama untuk memastikan lantai tersebut sudah dipasang dengan rata atau belum. Dasaran ini terbuat dari campuran pasir dan semen dengan perbandingan 3:1. Jadi tidak ubahnya dasaran ini berupa lantai semen. Buatlah lantai semen yang mempunyai permukaan yang benar-benar rata. Kemudian tunggulah sampai lantai ini mengering. Dengan adanya lantas dasaran tersebut, pemasangan granit akan menjadi lebih mudah.

PEMBUATAN PEREKAT

Adukan perekat untuk memasang lantai granit ini biasanya terbuat dari pasir dan semen yang dicampur dengan komposisi 3:1. Adukan tersebut dibuat dengan tekstur yang agak kering dan tidak terlalu lembek sehingga tidak berisiko mengalami penyusutan secara berlebihan kalau sudah kering. Sebagai alternatif, Anda pun dapat menggunakan semen instan yang sesuai standar pabrik. Penggunaan semen instan jauh lebih praktis daripada semen biasa. Jikalau mau lebih praktis lagi, Anda bisa memanfaatkan lem perekat khusus untuk lantai granit.

TEKNIK PEMASANGAN

Standar ukuran (kepalan) dalam memasang lantai granit ini dimulai dari satu keping  memanjang, bukan melebar. Sedangkan untuk pemasangan lantai granit yang nyaris tidak menggunakan nat dimulai dengan memasang 3 baris secara memanjang terlebih dulu. Adapun arah pemasangan yang benar yaitu dimulai dari sisi bagian dalam menuju ke sisi bagian luar. Artinya adalah Anda harus memasang lantai granit dari area tengah ruangan terlebih dahulu. Lantas dilanjutkan ke tepi hingga menuju ke area pinggir ruangan. Jangan pernah memasang lantai granit ini dimulai dari sisi bagian luar menuju ke sisi bagian dalam sebab akan mengakibatkan hasil pekerjaan Anda menjadi tidak rapi.

PEMASANGAN LANTAI

Adukan perekat lantas diletakkan di permukaan lantai semen yang akan ditutupi granit. Atur sedemikian rupa supaya tumpukan adukan tadi memiliki permukaan yang rata. Jika sudah, sekeliling bagian tepi dari adukan perekat ini dibuang sepanjang 1-1,5 cm untuk mengakomodasi tekanan ke arah samping dari kelebihan adukan tersebut pada saat lantai dipasang dan ditekan permukaannya. Sebelum dipasang, sisi bawah lantai granit ini boleh diberikan adukan perekat yang kental dengan ketebalan yang tipis. Setelah itu, lantai granit tersebut dipasang tepat di atas adukan perekat. Lalu berikan tekanan secara perlahan-lahan untuk memperkuat ikatannya. Kemudian cek kerataan permukaannya menggunakan waterpass.

FINISHING LANTAI

Lantai granit yang baru saja dipasang tidak boleh diinjak terlebih dahulu sampai kondisinya mengering dengan sempurna. Jikalau Anda menggunakan adukan dari campuran semen dan pasir untuk memasang lantai granit ini, maka waktu pengeringan yang dibutuhkan sekitar 4-5 hari. Sedangkan jika pemasangan memakai semen instan, lantai granit akan mengering dalam kurun waktu selama 2-3 hari. Setelah kering, lantai granit ini bisa dibersihkan menggunakan cairan pembersih alami terlebih dahulu. Lantas Anda pun melakukan upaya pemolesan terhadap lantai tersebut. Untuk mempertahankan kilauannya, Anda perlu memelihara lantai tersebut dengan baik.

Tahapan Pembuatan Kolam Renang

Berikut akan kami jelaskan tahapan pembuatan kolam renang:

A. Pekerjaan Persiapan, Galian dan Buang Tanah

Langkah pertama yang di kerjakan adalah mengeruk tanah galian, karena tanah yang dikeruk tersebut tidak terpakai lagi. Sehingga harus d buang ke tempat lain. Untuk pekerjaan ini memerlukan kendaraan untuk mengangkut tanah hasil galian.

Pekerjaan galian ini membutuhkan waktu 1 hari atau bahkan 3 hari, tergantung berapa besar kolam yang akan di bangun atau di perbaiki.

Dan untuk proyek besar kita akan membutuhkan bantuan mesin (excavator) untuk mengeruk semua bagian tanah kolam renang.

Pekerjaan ini meliputi:

  1. Persiapan alat kerja
  2. Gali tanah area kolam
  3. Buang tanah galian keluar lokasi sampai bersih

B. Pekerjaan Struktur

Langkah kedua adalah perancangan struktur dan sipil, yaitu  langkah awal pembuatan kolam renang seperti penanaman besi dan sebagainya.

  1. Pembuatan Lantai Kerja dengan Tebal 5 cm

Sebelum pembesian dan pengecoran untuk lantai dasar kolam renang, langkah awalnya adalah pembuatan lantai setebal 5cm ini dimaksudkan untuk pembentukan rangka dasar kolam renang.

Manfaat ini di maksudkan agar kolam renang kuat dan tidak bergeser jika terjadi perubahan tanah yang biasa di sebabkan gempa, dan pergeseran tanah.

2. Pekerjaan Penulangan dan Pembesian

Setelah membuat rangka dan lantai kolam renang, langkah selanjutnya adalah penulangan/pembesian.

Pekerjaan ini membutuhkan setidaknya 6 orang untuk membuat rangka besi atau menganam besi, sedangkan besi yang kita butuhkan untuk kolam renang adalah besi ulir yang mempunyai kualitas bagus. Pembesian ini biasanya membutuhkan 1 hari bahkan lebih untuk pengerjaannya, menyambungkan dengan rangka kolam renang yang telah dibuat sebelumnya.

3. Pekerjaan Pemipaan Sirkulasi atau Plumbing

Pemasangan pipa sirkulasi kolam renang sampai keruangan mesin, aliran pipa berada di bawah besi coran disusun sedemikian rupa seperti yang tersusun di rancangan kolam renang. Untuk kolam renang tipe overflow ada penambahan aliran pipa yaitu ke balancing tank, Pemasangan pipa sirkulasi kolam renang ini di perlukan ahlinya karena pemipaan ini tertanam di dasar kolam.

4. Pekerjaan Pengecoran Kolam

Tebal cor dinding finishing 20 cm dengan besi berdiameter 8mm dengan anyaman rangkap atau double jarak 20cm. Ketebalan sisi kanan kiri, dasar dan pinggir kolam harus diperhatikan.

sebelum memulai pengecoran ada baiknya anda memperhatikan kriteria cor beton yang benar :

  • Beton / coran harus mampu menahan beban (air) yang sangat berat, dalam hal ini kita harus benar-benar memperhitungkan kekuatan coran tersebut
  • Coran harus memiliki permukaan yang rata dan halus, sebab ini akan berpengaruh pada proses selanjutnya.
  • Penghitungan skala yang tepat, jumlah volume berat dan kekuatan coran beton harus sesuai, sebagai perbandingan biasanya untuk struktural coran dapat di komposisikan 1:2:3.
  • Pengadukan untuk coran beton dapat dilakukan secara manual, perhatikan warna dari adukan tersebut, jika berwarna hijau hasil adukan itu sudah merata dan sudah dapat di pakai.

5. Pembuatan Balok 20 x 40 di Sekeliling Kolam

Pembuatan balok dukung 20×40 di sekeliling kolam dengan besi ulur 13mm dan 8mm

6. Pekerjaan Water Proofing

Pelapisan Water Proofing menggunakan sika merk brushbond atau sika sistim Semen Base.

  • Pilih bahan untuk water proofing yang berkualitas bagus tidak mudah bocor / rusak, karena saat perawatan akan terasa sulit jika waterproofing nya rusak dan kolam akan mudah bocor.
  • Setelah membeli bahan water proofing ada baiknya anda periksa terlebih dahulu kemasannya, pastikan dalam kondisi bagus.
  • Gunakan sprayer / alat semprot khusus untuk water proofing yang bagus untuk memudahkan anda saat melakukan pengerjaan ini.
  • Bersihakan beton / coran terlebih dahulu, jangan sampai ada kotoran sekecil apapun saat pengerjaan water proofing dimulai.

C. Pekerjaan Finishing

  • Finishing dinding dan lantai biasanya menggunakan keramik ukuran 20×20.

Teknik pemasangan keramik dapat dilihat di https://vector41.com/tehnik-pemasangan-lantai-keramik/.

  • Finishing bibir kolam dengan batu alam andesit ukuran 30×30.

Artikel yang sama :
Jenis Filter Kolam Renang

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

ngurus imb gratis, gratis ngurus imb, 10 Jenis Marmer Terbaik,10 Jenis Marmer Terbaik, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Kayu Terbaik Untuk Pintu, 10 Jenis Lantai Marmer, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, biaya ngurus imb, imb medan murah, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-imb