Jenis – Jenis Batu Alam Dinding

Untuk Kamu Yang Ingin Menambahkan Batu Alam Dinding Pada Bangunan, Tapi Masih Bingung Jenis Batu Alam Dinding Apa Yang Harus Digunakan Berikut Batu Alam Dinding Yang Bisa Memberikan Sentuhan Alami Dan Estetik.

1. Batu Alam Dinding Andesit

Baru Alam Andesit Menjadi Salah Satu Batu Alam Yang Sering Digunakan Pada Bagunan. Tidak Hanya Memberikan Kesan Estetik Dan Alami, Namun Juga Tahan Lama.

Batu Alam Andesit Terbentuk Dari Bahan Vulkanik Atau Lava Yang Membeku Sehingga Memiliki Tekstur Yang Keras Dan Padat.

Batu Alam Andesit Biasanya Hadir Dalam Warna Abu Dan Hitam, Meski Hanya Terdapat Dua Warna Saja, Namun Batu Alam Andesit Hadir Dalam Model Yang Cukup Beragam, Misalnya Saja Model Alur, Abstrak, Dan Alur.

Sehingga Sangat Cocok Untuk Kamu Yang Ingin Memberikan Finishing Touch Yang Sempurna Pada Bangunan Rumah.

Keunggulan Batu Alam Andesit Adalah Sangat Mudah Untuk Dibersihkan,  Tahan Cuaca, Jamur, Dan Lumut. Sehingga, Sangat Cocok Jika Dipasang Di Luar Ruangan Yang Memang Sering Terkena Sinar Matahari Dan Hujan.

2. Batu Alam Paras Jogja

Untuk Batu Alam Dinding Satu Ini Tidaklah Berwarna Abu Atau Hitam Melainkan Memiliki Warna Krem Dan Putih. Batu Alam Paras Jogja Terbuat Dari Kapur Lunak Sehingga Kurang Cocok Jika Digunakan Sebagai Finishing Dinding Bagian Luar Bangunan Karena Mudah Kotor Dan Rentan Ditumbuhi Lumut Dan Serangga.

Namun, Jika Kamu Menggunakan Batu Alam Paras Jogja Untuk Interior Ruangan, Pasti Kamu Akan Puas Dengan Hasil Akhir Yang Alami Dan Juga Kesan Elegan.

3. Batu Alam Marmer

Batu Alam Marmer Adalah Salah Satu Jenis Batu Alam Dinding Yang Sering Digunakan Untuk Finishing Pada Bangunan. Batu Alam Marmer Pada Dinding Dapat Memberikan Kesan Alami, Mewah, Dan Elegan.

Batu Alam Marmer Hadir Dengan Perpaduan Pola Warna Dan Corak Dengan Kesan Estetik. Tak Hanya Itu, Batu Alam Marmer Pun Memiliki Berbagai Warna, Seperti Cokelat, Hitam, Merah, Dan Putih.

Namun, Yang Perlu Diperhatikan Ketika Memakai Batu Marmer Adalah Marmer Cukup Sensitif Terhadap Perubahan Cuaca Sehingga Diwajibkan Menghindari Penggunaan Marmer Dibagian Yang Sering Terkena Panas Dan Hujan.

4. Batu Alam Granit

Batu Alam Granit Juga Merupakan Salah Satu Batu Alam Dinding Yang Populer Digunakan. Batu Granit Sangat Cocok Digunakan Untuk Pelapis Dinding Atau Wall Veneer, Lantai, Hingga Dinding Kamar Mandi.

Jika Kamu Ingin Memberikan Kesan Alami Dan Juga Segar Pada Dinding Rumah, Maka Batu Alam Granit Ini Merupakan Pilihan Yang Sangat Tepat!

Batu Alam Granit Memiliki Pori-Pori Yang Kecil Sehingga Tidak Mudah Kotor Dan Mudah Dibersihkan Dan Juga Kuat Serta Tahan Terhadap Berbagai Kondisi Alam Seperti Hujan Dan Panas.

5. Batu Alam Palimanan

Satu Lagi Material Batu Alam Dinding Yang Cukup Populer Digunakan Adalah Batu Alam Palimanan Yang Berasal Dari Cirebon. Batu Alam Ini Sangat Cocok Digunakan Di Luar Ruangan Maupun Dalam Ruangan.

Menggunakan Batu Palimanan Sebagai Batu Alam Dinding Akan Memberikan Sentuhan Alami Yang Cerah.

Batu Alam Palimanan Memiliki Pori-Pori Yang Besar Dan Warna Yang Cukup Terang, Sehingga Sangat Disarankan Untuk Menggunakan Pelapis Khusus Untuk Melindungi Dari Lumut Dan Perubahan Warna.

6. Batu Alam Dinding Templek

Salah Satu Batu Alam Dinding Yang Juga Keras Dan Padat Adalah Batu Alam Templek. Karena Hadir Dalam Bentuk Yang Padat Dan Keras, Batu Alam Templek Sangat Tahan Cuaca, Lumut, Dan Juga Jamur. Tak Hanya Itu, Perawatan Batu Alam Dinding Ini Pun Tergolong Mudah.

Biasanya, Batu Alam Templek Hadir Dalam Motif Acak Dan Persegi. Biasanya Motif Persegi Lebih Mahal Harganya Karena Mempermudah Proses Pemasangan.

Namun, Batu Alam Templek Motif Acak Juga Tidak Kalah Menarik Karena Akan Menghasilkan Akhir Alami Yang Sangat Memukau Dan Lebih Natural.

Nah, Itu Tadi Beberapa Jenis Batu Alam Dinding Yang Bisa Kamu Pilih Untuk Memberikan Hasil Akhir Alami, Natural, Namun Juga Elegan Pada Bangunan. Sudah Tidak Bingung Lagi Kan Mau Pilih Batu Alam Yang Mana?

 

Sentuhan Batu Alam Pada Dinding Rumah

Dinding Bangunan Memang Selalu Bisa Dikreasikan Untuk Memberikan Hasil Akhir Yang Sempurna . Ada Banyak Cara Untuk Mempercantik Rumah, Mulai Dari Memberikan Tanaman Hias Menambahkan Wallpaper, Keramik, Hingga Batu Alam Dinding.

Ya, Batu Alam Memang Telah Banyak Digunakan Sebagai Hiasan Pada Dinding Rumah. Pamor Batu Alam Dinding Memang Sedang Naik Daun Karena Dekoratif Dan Memberikan Sentuhan Yang Estetik. Batu Alam Akan Menambahkan Kesan Alami Yang Akan Membuat Rumah Terasa Lebih Sejuk

Dinding Batu Alam Cocok Digunakan Menjadi Pelengkap Untuk Finishing Berbagai Jenis Bangunan, Mulai Dari Tradisional, Minimalis, Rustic, Hingga Mediterania.

Meski Begitu, Pemasangan Batu Alam Tidak Bisa Sembarangan Karena Tekstur Dan Karakteristiknya Yang Berbeda-Beda. Pemasangan Batu Alam Dinding Harus Dilakukan Oleh Ahlinya Agar Tidak Salah Pasang Dan Menghasilkan Pola Serta Hasil Akhir Yang Sesuai Dengan Keinginan.

Berikut Beberapa Alasan Mengapa Batu Alam Menjadi Pilihan Penyempurnaan Rumah.

Beberapa Alasan Mengapa Dinding Rumah Memakai Batu Alam Diminati

Selain Karena Memberikan Kesan Mahal Pada Bangunan Rumah, Ternyata Masih Ada Banyak Alasan Lain Diantaranya Batu Alam Dapat Membantu Menaikkan Nilai Jual (Selling Point) Sebuah Rumah. Bahkan, Menggunakan Batu Alam Untuk Dinding Rumah Saat Ini Sedang Menjadi Tren Di Kalangan Masyarakat. Berikut Deretan Alasan Lainnya.

  1. Memberi Kesan Alami

Banyak Pilihan Batu Alam Yang Bisa Digunakan Sehingga Dapat Disesuaikan Dengan Kebutuhan Interior Maupun Eksterior. Anda Tetap Bisa Memilih Berbagai Model, Warna, Motif Dan Ukuran Sehingga Lebih Banyak Pilihan Untuk Digunakan. Misalnya, Jika Ingin Memberikan Kesan Segar Pada Rumah, Bisa Memilih Jenis Batu Alama Andesit. Apapun Jenis Batu Alam Yang Anda Gunakan Untuk Melapisi Dinding Akan Memberikan Kesan Natural.

  1. Banyaknya Ukuran Yang Tersedia

Pemasangan Batu Alam Untuk Dinding Rumah Tergolong Mudah Disebabkan Salah Satunya Ukuran Yang Tersedia Amat Beragam, Sehingga Dapat Disesuaikan Dengan Kebutuhan Pada Dimensi Ruangan.

  1. Memberikan Kesan Mewah Dan Elegan

Tidak Hanya Kesan Alami Namun Juga Memberikan Sentuhan Mewah Dan Elegan Untuk Rumah Anda. Hanya Diperlukan Pemilihan Batu Alam Yang Cocok Serta Penempatan Secara Tepat Maka Anda Akan Mendapatkan Kesan Mahalnya, Contohnya Seperti Marmer.

 

Peran Arsitek dalam Estetika Bangunan

Peran arsitek dalam estetika bangunan Pada masa saat seperti ini kita tidak asing lagi dengan bangunan-bangunan yang mempunyai nilai seni yang indah. Semua itu tidak terlepas dari peran para Arsitek yang merancang bangunan tersebut. Peran arsitek dimulai dari proses merancang sampai hal-hal detail interior dalam rumah.

Apa itu Arsitek ?

Secara umum, arsitek adalah sebuah perancang skema atau rencana. “Arsitek” berasal dari Latin architectus, dan dari bahasa Yunani: arkhitekton (master pembangun), arkhi (ketua) + tekton (pembangung, tukang kayu)

Dalam ilmu arsitektur, ada tiga unsur prinsip dalam merancang bangunan, yakni;

1. Unsur Fungsi
Unsur fungsi berkaitan dengan peruntukkan ruangan bangunan / tata layout dan efektifitas penggunaan model ruangan.

2. Unsur Struktur
Unsur struktur berkenaan dengan konstruksi bangunan dengan memperhatikan kuat dan tahan lama struktur bangunan.

3. Unsur Estetika
Unsur estetika merupakan perpaduan antara unsur fungsi dan struktur dan kemudian terakumulasi estetika yang menimbulkan rasa indah dan tentram saat di pandang. Estetika dalam arsitek adalah keindahan yang terukur oleh skala dan bentuk yang terintegrasi dalam bangunan.

Disinilah pentingnya menggunakan jasa arsitek, karena mereka dapat memvisualisasikan keinginan pemilik rumah melalui rancangan sampai membangun.

Terkadang ada kendala sebuah rumah yang bagus, megah dan dari segi estetika sangat tinggi namun dari segi penggunaan malah menyusahkan dan tidak efektif. Sedangkan peran arsitek tidak pernah melupakan untuk mempertimbangkan aspek-aspek tersebut.

Ada beberapa alasan mengapa peran arsitek sangat di perlukan dalam estetika bangunan, yaitu :
1. Arsitek merupakan profesi ahli rancang bangunan yang telah berpengalaman dalam teori dan praktik kerja
2. Arsitek mampu memvisualisakan ide dalam bentuk bangunan yang indah
3. Arsitek mempunyai referensi pengalaman dan berbagai desain rumah yang mengandung desian arsitektur
4. Dengan mempertimbangkan anggaran, para pemilik rumah dapat langsung merevisi bangunan melalui gambar sehingga efesiensi dalam anggaran pembangunan

Tugas & Ruang Lingkup Arsitek

Menurut IAI yang merupakan singkatan dari Ikatan Arsitektur Indonesia, tugas dan ruang lingkup pekerjaan seorang arsitek adalah:

  1. Mengonsep Rancangan. Pada tahap ini arsitek melakukan persiapan perancangan yang meliputi pemeriksaan seluruh data serta informasi yang diterima, membuat analisis dan pengolahan data.
  2. Pra Rancangan (Membuat Skematik Desain). Disini, arsitek menyusun pola dan gubahan bentuk arsitektur yang diwujudkan dalam gambar-gambar berdasarkan konsep rancangan yang telah disusun.
  3. Pengembangan Rancangan. Di tahap ini arsitek bekerja atas dasar prarancangan yang telah disetujui oleh pengguna jasa untuk menentukan: sistem konstruksi & struktur bangunan, bahan bangunan, dan perkiraan biaya yang dibutuhkan.
  4. Pembuatan Gambar Kerja. Arsitek menerjemahkan konsep rancangan yang terkandung dalam pengembangan pancangan tersebut ke dalam gambar-gambar dan uraian-uraian teknis yang terinci, sehingga semua pihak yang dilibatkan dapat menjelaskan proses pelaksanaan dan pengawasan konstruksi.
  5. Pengadaan Pelaksanaan Konstruksi. Pada tahap ini, arsitek mengolah hasil pembuatan gambar kerja ke dalam bentuk format dokumen pelelangan yang dilengkapi dengan tulisan uraian Rencana kerja dan syarat-syarat teknis pelaksanaan pekerjaan-(RKS) serta rencana anggaran biaya (RAB) termasuk daftar volume (Bill of Quantity/BQ).
  6. Pengawasan Berkala. Arsitek melakukan peninjauan dan pengawasan secara berkala di lapangan dan mengadakan pertemuan secara teratur dengan pengguna jasa dan pelaksana pengawasan terpadu atau MK yang ditunjuk oleh pengguna jasa.

Tampak mengintimidasi, tetapi tentunya semua pekerjaan tersebut tidak hanya dikerjakan oleh satu orang dan merupakan pekerjaan tim.

Dalam pengertian lain, Arsitek adalah keahlian dan kemampuan penerapan dibidang rancangan Arsitektur dan pengelolaan proses pembangunan lingkungan. Dan untuk mencapai keindahan atau estetika yang diinginkan, suatu bentuk bangunan tetap bertumpu pada unsur dan prinsip dasar rupa/desain. Karena sejatinya yang dirancang dan dibangun adalah tetap sebuah objek visual.

Artikel yang sama :
Kitchenset Klasik Terbaru 

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

ngurus imb gratis, gratis ngurus imb, 10 Jenis Marmer Terbaik,10 Jenis Marmer Terbaik, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Kayu Terbaik Untuk Pintu, 10 Jenis Lantai Marmer, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, Sentuhan Conwood Pada Rumah, biaya ngurus imb, imb medan murah, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-imb

 

Tips Tempah Prabot Rumah

Tips Tempah Prabot Rumah – Rumah merupakan kebutuhan utama yang harus dimiliki setiap keluarga. Setelah mendapatkan rumah baru, kini saatnya memilih perabot yang sesuai dengan kapasitas dan konsep desain rumah. Melihat pilihannya yang beragam tersebar di sejumlah toko perabot, terkadang membuat kita kesulitan menemukan unit yang tepat. Untuk itu, berikut hal penting yang perlu di persiapkan sebelum berburu perabotan yang cocok dengan rumah dan budget Anda!

1. Lakukan riset lebih dari dua tempat.

Anda bisa mengunjungi beberapa toko perabotan rumah tangga, baik yang ada di dalam mall ataupun secara online. Lakukan perbandingan terhadap beberapa model, harga dan kualitas yang ditawarkan oleh berbagai tempat agar Anda mengetahui mana yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan juga berkualitas.

2. Perhatikan kualitas

Dalam membeli perabot, utamakan kualitas barang. Ketahanan perabot merupakan hal yang penting. lebih baik Anda mengeluarkan sedikit lebih banyak uang untuk perabot dengan kualitas lebih baik yang tahan lama, dibandingkan dengan membeli perabot dengan kualitas buruk dengan harga lebih murah.

3. Kemudahan perawatan

Pertimbangkan kemudahan dalam merawat perabot yang akan dibeli. Anda harus mengetahui dengan pasti bagaimana cara perawatannya. Perhatikan juga jumlah daya listrik yang dibutuhkan dan kerumitan perawatan lainnya.

4. Garansi

Garansi adalah hal penting Setiap memilih perabot rumah, pastikan Anda mendapatkan garansi untuk setiap item. Karena hal ini bisa menghemat pengeluaran Anda di masa yang akan datang. Semakin besar dan lama garansi yang diberikan, maka semakin baik. Perhatikan juga lokasi service center terdekat dengan lokasi rumah Anda. Memilih perabot memang terlihat sederhana, tetapi hal-hal di atas perlu Anda perhatikan dalam membeli perabotan rumah tangga yang sesuai dengan kebutuhan.

5. Jarak Ruang Gerak

Jarak ruang gerak adalah satu hal yang tak boleh dilupakan di sebuah ruangan. Pikirkan juga area lalu-lalang antar ruangan. Jangan pernah menyimpan perabot berukuran besar pada bagian tengah ruangan. Khususnya jalur keluar masuk ruangan. Berikan jarak sekitar 30 hingga 48 inci sebagai jarak untuk tempat lalu-lalang. Jika ruangan tergolong kecil, Anda bisa juga memberikan jarak sekitar 24 inci.

Artikel yang sama :
Teknik Pemasangan Granit Lantai

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

ngurus imb gratis, gratis ngurus imb, 10 Jenis Marmer Terbaik,10 Jenis Marmer Terbaik, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Tips Tempah Prabot Rumah, Tips Tempah Prabot Rumah, Teknik Pemasangan Lantai Keramik, 10 Jenis Lantai Marmer, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, biaya ngurus imb, imb medan murah, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-im

Tips Tempah Jerjak Rumah

Fungsi jerjak jendela memang untuk keamanan. Namun, dengan desain minimalis seperti ini, fungsinya menjadi ganda. yaitu sekaligus untuk mempercantik hunian..

Desain jerjak jendela menjadi faktor penting saat kamu menginginkan perlindungan sekaligus dekorasi untuk jendela rumah. Memilih desain dan material yang tepat akan memberikan keamanan pada hunianmu. Untuk itu, supaya kamu nggak salah pilih, berikut desain jerjak jendela minimalis untuk hunian yang bisa kamu pilih

1. Jerjak Jendela Minimalis Garis-Garis Segitiga

Desain jerjak jendela yang satu ini bersifat mati. Biasanya jerjak ini menggunakan dominasi warna hitam yang menawan.

Jerjak ini memiliki bentuk yang minimalis dengan motif segitiga dan garis di bagian luar. Desain ini cocok untuk kamu yang ingin memberikan kesan minimalis elegan pada hunian.

2. Model Jerjak Jendela di Bagian Luar

Pada umumnya, jerjak menyatu dengan jendela yang dimilikinya.

Namun, untuk membuat sesuatu yang berbeda, kamu bisa membuat desain jerjak yang terpisah di luar sisi jendela.  Desain ini menghadirkan jerjak dengan kesan minimalis yang unik.

3. Jerjak Jendela Floral

Ingin menghilangkan kesan kaku dengan konsep rumah yang ada?

Kamu bisa mengaplikasikan jerjak jendela dengan bentuk bunga. Desain ini akan cocok untukmu yang menyukai keindahan namun tetap sederhana di bagian luar.

5 Tips Memilih Jerjak Jendela Rumah

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan, sebelum memilih desain jerjak jendela.Beberapa diantaranya adalah desain jerjak, konsep rumah, jenis material, warna, hingga motif.

Sebelum memilih desain yang tepat, yuk simak lima tips memilih jendela rumah yang tepat untuk hunianmu

  • Ukuran Jerjak dan Jendela

Sebelum memesan, pastikan terlebih dulu besaran ukuran masing-masing jendela yang ada di rumah. Cobalah untuk mengukur lebar dan tinggi dari jendela tersebut.

Jika khawatir keliru dengan hasil pengukuran sendiri, kamu dapat meminta bantuan dari tukang pembuat jerjak untuk melakukannya. Tanyakan hasil pengukuran dilakukan sebagai acuan dan peganganmu dalam membuat jerjak.

Untuk ukuran bahan, umumnya jerjak menggunakan ukuran besi berdiameter satu sentimeter dan plat satu inchi.

Ukuran tersebut dapat ditambah jika kamu ingin membuatnya lebih besar dan kokoh. Dengan begitu, pencuri akan kesulitan membobolnya.

  • Bahan Material Jerjak Jendela

Kualitas jerjak dapat ditentukan dari jenis bahannya. Ada beberapa jenis bahan yang sudah sering digunakan dan terbukti kuat. Misalnya besi, tempa, plat, dan behel (bulat, ulir, dan kotak).

Pemilihan bahan-bahan ini juga dapat disesuaikan dengan jenis dan desain rumahmu. Umumnya rumah berdesain minimalis modern kerap menggunakan bahan besi behel kotak.

Jerjak besi behel sendiri memiliki bobot yang lebih ringan. Selain itu besi jenis ini juga menghadirkan gaya yang sesuai dengan konsep minimalis.

Namun, jikan hunianmu bergaya klasik, cobalah jenis besi tempa dan plat yang dapat dibentuk dan tetap kuat.

  • Desain dan Motif Jerjak

Seiring berkembangnya zaman, desain jerjak tidak melulu berbentuk kotak-kotak atau garis-garis horizontal yang monoton. Sebab, kini banyak jerjak kerap kali menjadi salah satu elemen dekorasi.

Tak heran kalau terdapat tambahan aksen lain seperti bentuk bulat, persegi, atau segitiga pada alur-alur Jerjak. Semakin rumit dan detail sebuah jerjak, maka semakin mahal pula ongkos pengerjaannya.

Untuk itu, kamu harus menyesuaikan budget dengan jenis desain serta motif jerjak untuk jendela rumah.

  • Puluhan Warna Jerjak Jendela

Jika dulu jerjak jendela identik dengan warna-warna hitam, emas, perak, putih, dan perunggu kecoklatan. Kini, kamu bisa request warna sesuai keinginan dan kebutuhan.

Sebelum memesan, perhatikan dulu konsep, warna dinding, dan warna-warna yang mendominasi interior rumah. Dengan begitu, kamu dapat membuat suatu keselarasan yang apik antara jerjak dan tampilan lainnya.

  • Memilih Jerjak untuk Pintu

Selain jendela, kamu juga bisa memasangkan pintu rumah dengan jerjak.

Tidak ada yang berbeda dalam pemilihan bahan, desain dan motif, serta warna jerjak pintu dengan jendela. Namun, yang perlu diperhatikan adalah ukurannya yang pasti lebih panjang. Ini dapat kamu lakukan jika pintu rumah tersebut menggunakan bahan yang terbuat dari kaca.

Artikel yang sama :
Tips Tempah Perabot Rumah

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

ngurus imb gratis, gratis ngurus imb, 10 Jenis Marmer Terbaik,10 Jenis Marmer Terbaik, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Tips Tempah Prabot Rumah, Tips Tempah Prabot Rumah, Teknik Pemasangan Lantai Keramik, 10 Jenis Lantai Marmer, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, biaya ngurus imb, imb medan murah, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-im

Tips Pipa Pembuangan & Jalur Tembaga AC

Tips Pipa Pembuangan AC. Memasang AC rumah dengan benar bukanlah hal mudah karena ternyata memasang AC bisa menentukan kualitas kedinginan dan keawetan AC. Pada pemasangan AC split, dibutuhkan dua jenis pipa, yaitu pipa tembaga dan pipa fleksibel. Pipa tembaga digunakan untuk saluran refrigeran, sedangkan pipa fleksibel untuk saluran pembuangan air. Pipa yang digunakan seharusnya memiliki kualitas yang bagus dan ketebalan yang pas agar tidak mudah bocor. Namun, Anda mungkin terkadang bingung dengan cara pemasangan pipa AC 1 PK, 2 PK, dan lainnya.

Pipa AC memiliki peran penting sebagai komponen sistem pendingin karena jika pipa mengalami kebocoran, maka AC tidak bisa berfungsi optimal. Gas freon akan terlepas ke luar dan bisa terhirup oleh penggunanya. Gas freon yang terhirup manusia bisa berbahaya bagi kesehatan karena bisa menimbulkan gangguan pernapasan, tenggorokan, nyeri perut dan lain sebagainya.
Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin memasang AC pada ruangan Anda, simaklah tips memasang AC rumah dengan benar agar AC Anda lebih awet dan dingin.

Posisi Indoor Unit

Tips memasang AC rumah dengan benar pertama yaitu posisi indoor unit harus terletak minimal 15 cm dari atap ini bertujuan agar sirkulasi udara lehih baik sebab udara yang ditiupkan oleh indoor unit dihisap dari bagian atas dan depan indoor unit jadi kalau bagian atas tertutup atap akan sangat mengurangi kualitas pendinginan. Kemudian yang perlu diperhatikan dari pemasangan indoor unit adalah barang yang terletak dibawahnya, jangan memasang indoor unit yang bawahnya sumber listrik, alat elektronik, komputer, dan alat-alat yang tidak boleh terkena air ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila AC ruang dalam kondisi kotor dan air akan menetes dari indoor unit. Kemudia, sebisa mungkin hindari mengarahkan hembusan udara dingin langsung mengenai tubuh hal ini dapat mengakibatkan kulit menjadi kering dan kurang baik untuk pernafasan.

Posisi Outdoor Unit

Tips memasang AC rumah dengan benar selanjutnya terkait dengan peletakan outdoor AC. Hal ini sangat menentukan keawetan AC Anda sebab sebagian besar mesin AC ruang terletak pada outdoor unit, oleh sebab itu pemasangan outdoor unit harus lebih rendah minimal 30 cm antara nepel (sambungan pipa) indoor dan outdoor hal ini bertujuan agar oli mesin akan selalu kembali ke outdoor unit sebab oli kompresor akan ikut bersirkulasi bersama refrigran, jika outdoor lebih tinggi maka oli kompresor dalam 1-2 tahun akan berpindah ke indoor unit dan tidak dapat kembali ke outdoor unit, oli yang berada di indoor unit akan menghalangi penghisapan hawa panas selain itu menyebabkan kompresor kekurangan oli dan lama-kelamaan akan menyebabkan kompresor rusak.

Pipa Penghubung Outdoor-Indoor

Pipa AC merupakan salah satu komponen utama pada AC yang harus memiliki ketebalan setidaknya 0.6 mm. Sedangkan diameter pipa bisa disesuaikan dengan kapasitas PK pada AC yang digunakan. Untuk AC split 1 PK, biasanya digunakan pipa tembaga lunak dengan ukuran diameter 1/4 dan 3/8 inci. Adapun untuk AC 2 PK dan seterusnya, digunakan ukuran pipa yang berbeda-beda.
Selanjutnya, berikut ini beberapa tips yang perlu Anda perhatikan dalam proses pemasangan pipa AC.

1. Pasang AC Outdoor dan Indoor Berdekatan
Untuk mengoptimalkan pemasangan pipa AC 1 PK, Anda perlu memperhatikan lokasi pemasangan AC unit indoor dan outdoor. Sebaiknya, unit outdoor dipasang tepat membelakangi unit indoor agar penggunaan pipa AC bisa lebih hemat. Selain itu, instalasi pemasangan pipa AC juga akan lebih mudah dan cepat jika lokasi unit indoor dan outdoor AC berdekatan.

2. Hati-Hati saat Proses Flaring
Untuk menghubungkan AC indoor dan outdoor, perlu dilakukan penyambungan pipa sistem flaring. Sistem ini menggunakan flare nut dan flare fitting serta harus presisi agar pipa tidak rusak. Tujuannya untuk melebarkan ujung pipa agar lebih mudah diterapkan pada sambungan. Flaring pipa AC 1 PK ini berperan penting dan harus dilakukan dengan hati-hati karena jika tidak pas, bisa terjadi kebocoran.

3. Ganti Pipa yang Penyok/Gepeng
Pada instalasi pipa AC, Anda mungkin akan menemukan pipa yang gepeng/penyok. Hal ini tentu saja akan menghambat laju aliran freon dan bisa menyebabkan kebuntuan. Jika pipa yang penyok masih bisa diluruskan, tidak menjadi masalah. Namun, jika sudah parah, sebaiknya pipa segera diganti.

Jalur Pembuangan Air

Jalur pembuangan air juga harus diperhatikan sebab jika tidak benar, maka air akan menetes dari indoor unit. Hal ini membuat tidak nyaman, oleh karena itu saat kita membuat jalur pembuangan air kita harus ingat bahwa air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat lebih rendah.

 

Artikel yang sama :
Tips Memilih Regulator Listrik Rymah

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

ngurus imb gratis, Tips Pipa Pembuangan AC, gratis ngurus imb, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, biaya ngurus imb, imb medan murah, Tips Memilih Regulator Listrik Rumah, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-imb

Tips Pemasangan ACP Pada Bangunan

Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dari pemasangan ACP, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan. Berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin berguna bagi Anda yang tertarik untuk menggunakan ACP untuk rumah maupun bangunan:

  1. Gunakan jasa profesional yang memiliki pengalaman di bidang konstruksi, khususnya yang telah berpengalaman memasang Aluminium Composite Panel.
  2. Apabila Anda hendak memasang ACP pada dinding yang terbuat dari batu bata, maka terlebih dulu dinding tersebut harus diplester dengan rapi agar hasil pemasangan ACP nantinya memuaskan.
  3. Anda harus memastikan ACP kondisinya tetap aman selama proses pengiriman. Untuk itu, sebaiknya ACP diletakkan dengan posisi mendatar.
  4. Terdapat dua sistem pemasangan ACP, yakni sistem tekuk dan sistem kupas. Masing-masing sistem tersebut memiliki kekurangan dan kelebihanya sendiri. Proses pemasangan dengan sistem tekuk biasanya dapat dilakukan dalam waktu yng relatif singkat, namun ACP harus ditekuk secara seragam satu kali saja dan tidak boleh ditekuk secara berulang-ulang. Sementara itu, sistem kupas biasanya cukup memakan waktu, namun ACP yang terpasang akan lebih kuat dibandingkan dengan yang dipasang dengan sistem tekuk.

Artikel yang sama :
Pembuatan Rangka ACP

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

ngurus imb gratis, 5 Merk ACP Terpopuler, Tips Pemasangan ACP Pada Bangunan, gratis ngurus imb, 10 Jenis Marmer Terbaik,10 Jenis Marmer Terbaik, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Kayu Terbaik Untuk Pintu, 10 Jenis Lantai Marmer, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, biaya ngurus imb, imb medan murah, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-imb 

Tips Memilih Regulator Listrik Rumah

Tips Memilih Regulator Listrik Rumah.

1. Pilih Ukuran Daya STAVOL yang Lebih Besar dari Pemakaian Daya di Rumah

Sesuaikan ukuran Watt Stabilizer Voltage yang akan Anda pilih dengan pemakaian daya listrik rumah Anda. Jika di rumah Anda menggunakan listrik 900 watt, maka pilih Stavol yang lebih besar, yaitu 125% x 900 = 1.125 watt. Jika tidak tersedia, maka Anda bisa memilih 1.200 watt.

Daya Stavol = 125% x Total Daya Listrik di Rumah 

2. Perhatikan Satuan Daya yang Tertera Pada STAVOL

Produk Stavol yang dijual di pasaran terkadang menggunakan satuan Watt atau VA. Jika menggunakan satuan VA (Volt Ampere), maka ukuran stabilizer harus disesuaikan dengan perhitungan  Watt = VA x Cosphi. Namun jika Cosphi belum diketahui, secara umum dapat menggunakan nilai Cosphi 0.8, maka perhitungannya dapat menjadi:

 

Watt = VA  x 0.8

3. Pilih Stabilizer dengan Rentang Toleransi Tegangan Input Lebih Besar

Rentang Tegangan Input adalah nilai tegangan terendah sampai tertinggi masih dapat distabilkan dengan alat Stabilizer Voltage tersebut, misalnya memilih Rentang Tegangan Input 140 – 250 volt, yang artinya saat tegangan listrik turun hingga 140 volt, maka alat tersebut masih dapat menaikkan tegangan dan menstabilkannya menjadi tegangan keluar (Output Voltage) 220 volt, begitu juga saat tegangan listrik naik menjadi 250 volt, maka dapat diturunkan menjadi 220 volt.

4. Perhatikan Spesifikasi Respons Time pada Alat STAVOL

Respons time pada stabilizer adalah salah satu hal yang penting. Karena menunjukkan seberapa cepat respons alat tersebut untuk menstabilkan tegangan saat terjadi kenaikan maupun penurunan. Semakin cepat waktu responnya maka akan semakin bagus.

5. Pilih STAVOL yang Dilengkapi dengan Berbagai Proteksi

Berbagai proteksi yang harus dimiliki oleh alat stabilizer, yaitu:

  • Under Voltage Protection (Proteksi saat tegangan turun di bawah range terendah)
  •  Over Voltage Protection (Proteksi saat tegangan naik melebihi range tertinggi)
  • Overload Protection (Proteksi saat beban melebihi batasan daya stabilizer)
  • Short Circuit Protection (Proteksi saat terjadi hubung singkat atau kebocoran listrik)

6. Pilih STAVOL yang Menggunakan Steker dan Stop Kontak yang dilengkapi dengan Terminal Arde

7. Pilih STAVOL dari Merek Ternama dan Terpercaya

8. Pilih Harga STAVOL yang Sesuai dengan Kualitas

Artikel yang sama :
Instalasi Listrik

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

ngurus imb gratis, gratis ngurus imb, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, biaya ngurus imb, imb medan murah, Tips Memilih Regulator Listrik Rumah, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-imb

Teknik Pemasangan Lantai Keramik

Teknik Pemasangan Lantai Keramik

1. Persiapkan Alat dan Bahan

Tahap pertama yang harus kamu lakukan adalah mempersiapkan alat dan bahan. Pilihlah keramik dengan ukuran dan motif yang paling kamu sukai. Beli keramik dengan jumlah yang lebih banyak daripada yang dibutuhkan untuk berjaga-jaga jika ada keramik yang pecah.

Jangan lupa untuk membeli peralatan lainnya, seperti semen khusus keramik, papan applicator, dan nat keramik. Siapkan juga meteran, benang tebal, dan pensil untuk mengukur kelurusan keramik.

2. Mengukur Luas Lantai Ruangan

Tarik meteran dari kiri ke kanan dan bawah ke atas, lalu beri tanda pada tengah ruangan. Tempelkan benang mengikuti garis meteran dan gunting. Benang tersebut penting sebagai garis acuan saat proses instalasi mulai.

3. Merendam Keramik

Rendam keramik di dalam air. Hal ini akan membuat keramik menjadi lebih elastis dan lebih mudah menempel pada saat pemasangan.

4. Perhatikan Kualitas Keramik

Keramik kualitas rendah akan susah memasang secara presisi. Untuk itu, nat keramik harus dipasang longgar karena masing-masing keramik memiliki selisih 0.2–0.5 mm sehingga tidak saling bertubrukan.

5. Mengoleskan Air Semen

Bilaskan semen yang sudah dicampur air sedikit ke bawah keramik. Hal ini akan membuat daya rekat keramik ke adukan benar-benar lengket.

6. Membersihkan Keramik

Pastikan keramik yang akan dipasang di lantai rumah sudah bersih dari kotoran dan kerikil. Seluruh bagian keramik, terutama bagian bawah keramik, harus bersih dari kerikil. Hal tersebut karena kerikil yang menempel dapat membuat rongga pada bagian bawah keramik dan membuatnya menjadi tidak rata saat ditempelkan.

7. Padatkan Keramik

Ketuk keramik yang baru dipasang dan pastikan tidak ada yang kopong atau bagian dasar berongga karena itu akan membuat keramik lepas di kemudian hari. Periksa ketinggiannya apakah sudah sama rata dengan benang yang ditarik untuk menentukan ketinggian lantai.

8. Memasang Nat Keramik

Nat keramik dipasang di akhir. Jangan pasang semen oker atau nat pada sisi keramik saat itu juga. Biarkan selama dua atau tiga hari. Hal ini akan membuat sisa udara yang mengendap akan keluar melalui nat yang belum ditutup. Setelah itu baru diberi semen nat dan jangan lupa membersihkan nat yang masih kosong dari kotoran yang mengendap.

9. Mengamankan Area yang Dipasang Keramik

Jangan diinjak-injak. Amankan areal keramik yang baru dipasang dari lalu lalang orang selama 2–3 hari. Keramik akan ambles karena adukan di bawahnya masih belum kuat untuk dibebani.

Periksa kembali. Dalam sebuah areal pemasangan 3×3 m biasanya terdapat 3–5 keramik yang kopong. Untuk itu segera bongkar dan ulangi pemasangannya.

Artikel yang sama :
Teknik Pemasangan Granit Lantai

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

ngurus imb gratis, gratis ngurus imb, 10 Jenis Marmer Terbaik,10 Jenis Marmer Terbaik, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Teknik Pemasangan Lantai Keramik, 10 Jenis Lantai Marmer, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, biaya ngurus imb, imb medan murah, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-imb

Teknik Pemasangan Granit Lantai

Granit merupakan salah satu bahan bangunan yang biasa digunakan untuk menutupi struktur lantai. Jika dibandingkan dengan bahan penutup lantai yang lainnya, granit ini mempunyai keunggulan-keunggulan tersendiri. Di antaranya yaitu granit bersifat kuat, keras, dan kokoh, memiliki daya tahan yang bagus dan ketangguhan yang tinggi, serta kilau permukaannya mengkilap sekali.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang proses pemasangan granit di struktur lantai bangunan. Pada dasarnya, langkah-langkah kerja yang harus dilakukan tidak berbeda jauh dengan pemasangan lantai keramik kok. Anda perlu membuat landasan berupa lantai semen yang mempunyai permukaan rata terlebih dulu. Kemudian pasanglah lantai granit di atasnya. Kalau mau lebih praktis lagi, Anda dapat memanfaatkan lem perekat khusus untuk granit. Ini merupakan material perekat granit yang sangat mudah digunakan. Hasilnya, lantai granit pun bisa menempel sangat kuat dengan landasannya. Berikut ringkasan langkah-langkahnya.

  • Dasaran untuk plaster semen sebaiknya sudah dibuat rata, sehingga memudahkan proses pemasangan untuk hasil yang maksimal
  • Bila menggunakan semen pasir, dianjurkan perbandingan campurannya 1:3.
  • Bila menggunakan lem semen / semen instan, harus sesuai dengan standar yang diberikan oleh masing-masing pabrik semen tersebut.
  • Adonan semen dan pasir dibuat agak kering (tidak terlalu lembek), agar pada saat kadar air menyusut, tidak beresiko tinggi.
  • Permukaan bawah Granite boleh diberi adonan semen dan air yang cukup kental.
  • Campuran semen dan pasir dibuat merata di permukaan yang akan dipasang, disarankan menggunakan trawl.
  • Sebelum Granite dipasang, bagian tepi dari campuran semen pasir dibuang 1 – 1,5cm sepanjang keliling Granite Tile (untuk mengakomodasi tekanan ke samping dari kelebihan campuran tersebut).
  • Kerataan permukaan sangat diutamakan, bisa di cek dan menggunakan potongan Granite sebagai patokan dan juga waterpass panjang.
  • Setelah terpasang bagus, permukaan Granite Tile tidak boleh diinjak selama 4 hari (untuk semen pasir) dan 2 hari untuk lem semen.

 

Bagi Anda yang tertantang untuk memasang lantai granit sendiri, silakan mengikuti panduan langka-langkah selengkapnya di bawah ini ya!

PEMBUATAN DASARAN

Pembuatan lantai dasaran ini bersifat opsional artinya Anda tidak perlu membuatnya lagi jika sudah ahli. Adanya dasaran ini berfungsi untuk mempermudah kita dalam memasang lantai granit, terutama untuk memastikan lantai tersebut sudah dipasang dengan rata atau belum. Dasaran ini terbuat dari campuran pasir dan semen dengan perbandingan 3:1. Jadi tidak ubahnya dasaran ini berupa lantai semen. Buatlah lantai semen yang mempunyai permukaan yang benar-benar rata. Kemudian tunggulah sampai lantai ini mengering. Dengan adanya lantas dasaran tersebut, pemasangan granit akan menjadi lebih mudah.

PEMBUATAN PEREKAT

Adukan perekat untuk memasang lantai granit ini biasanya terbuat dari pasir dan semen yang dicampur dengan komposisi 3:1. Adukan tersebut dibuat dengan tekstur yang agak kering dan tidak terlalu lembek sehingga tidak berisiko mengalami penyusutan secara berlebihan kalau sudah kering. Sebagai alternatif, Anda pun dapat menggunakan semen instan yang sesuai standar pabrik. Penggunaan semen instan jauh lebih praktis daripada semen biasa. Jikalau mau lebih praktis lagi, Anda bisa memanfaatkan lem perekat khusus untuk lantai granit.

TEKNIK PEMASANGAN

Standar ukuran (kepalan) dalam memasang lantai granit ini dimulai dari satu keping  memanjang, bukan melebar. Sedangkan untuk pemasangan lantai granit yang nyaris tidak menggunakan nat dimulai dengan memasang 3 baris secara memanjang terlebih dulu. Adapun arah pemasangan yang benar yaitu dimulai dari sisi bagian dalam menuju ke sisi bagian luar. Artinya adalah Anda harus memasang lantai granit dari area tengah ruangan terlebih dahulu. Lantas dilanjutkan ke tepi hingga menuju ke area pinggir ruangan. Jangan pernah memasang lantai granit ini dimulai dari sisi bagian luar menuju ke sisi bagian dalam sebab akan mengakibatkan hasil pekerjaan Anda menjadi tidak rapi.

PEMASANGAN LANTAI

Adukan perekat lantas diletakkan di permukaan lantai semen yang akan ditutupi granit. Atur sedemikian rupa supaya tumpukan adukan tadi memiliki permukaan yang rata. Jika sudah, sekeliling bagian tepi dari adukan perekat ini dibuang sepanjang 1-1,5 cm untuk mengakomodasi tekanan ke arah samping dari kelebihan adukan tersebut pada saat lantai dipasang dan ditekan permukaannya. Sebelum dipasang, sisi bawah lantai granit ini boleh diberikan adukan perekat yang kental dengan ketebalan yang tipis. Setelah itu, lantai granit tersebut dipasang tepat di atas adukan perekat. Lalu berikan tekanan secara perlahan-lahan untuk memperkuat ikatannya. Kemudian cek kerataan permukaannya menggunakan waterpass.

FINISHING LANTAI

Lantai granit yang baru saja dipasang tidak boleh diinjak terlebih dahulu sampai kondisinya mengering dengan sempurna. Jikalau Anda menggunakan adukan dari campuran semen dan pasir untuk memasang lantai granit ini, maka waktu pengeringan yang dibutuhkan sekitar 4-5 hari. Sedangkan jika pemasangan memakai semen instan, lantai granit akan mengering dalam kurun waktu selama 2-3 hari. Setelah kering, lantai granit ini bisa dibersihkan menggunakan cairan pembersih alami terlebih dahulu. Lantas Anda pun melakukan upaya pemolesan terhadap lantai tersebut. Untuk mempertahankan kilauannya, Anda perlu memelihara lantai tersebut dengan baik.