Tips Pipa Pembuangan & Jalur Tembaga AC

Memasang AC rumah dengan benar bukanlah hal mudah karena ternyata memasang AC bisa menentukan kualitas kedinginan dan keawetan AC. Pada pemasangan AC split, dibutuhkan dua jenis pipa, yaitu pipa tembaga dan pipa fleksibel. Pipa tembaga digunakan untuk saluran refrigeran, sedangkan pipa fleksibel untuk saluran pembuangan air. Pipa yang digunakan seharusnya memiliki kualitas yang bagus dan ketebalan yang pas agar tidak mudah bocor. Namun, Anda mungkin terkadang bingung dengan cara pemasangan pipa AC 1 PK, 2 PK, dan lainnya.

Pipa AC memiliki peran penting sebagai komponen sistem pendingin karena jika pipa mengalami kebocoran, maka AC tidak bisa berfungsi optimal. Gas freon akan terlepas ke luar dan bisa terhirup oleh penggunanya. Gas freon yang terhirup manusia bisa berbahaya bagi kesehatan karena bisa menimbulkan gangguan pernapasan, tenggorokan, nyeri perut dan lain sebagainya.
Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin memasang AC pada ruangan Anda, simaklah tips memasang AC rumah dengan benar agar AC Anda lebih awet dan dingin.

Posisi Indoor Unit

Tips memasang AC rumah dengan benar pertama yaitu posisi indoor unit harus terletak minimal 15 cm dari atap ini bertujuan agar sirkulasi udara lehih baik sebab udara yang ditiupkan oleh indoor unit dihisap dari bagian atas dan depan indoor unit jadi kalau bagian atas tertutup atap akan sangat mengurangi kualitas pendinginan. Kemudian yang perlu diperhatikan dari pemasangan indoor unit adalah barang yang terletak dibawahnya, jangan memasang indoor unit yang bawahnya sumber listrik, alat elektronik, komputer, dan alat-alat yang tidak boleh terkena air ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila AC ruang dalam kondisi kotor dan air akan menetes dari indoor unit. Kemudia, sebisa mungkin hindari mengarahkan hembusan udara dingin langsung mengenai tubuh hal ini dapat mengakibatkan kulit menjadi kering dan kurang baik untuk pernafasan.

Posisi Outdoor Unit

Tips memasang AC rumah dengan benar selanjutnya terkait dengan peletakan outdoor AC. Hal ini sangat menentukan keawetan AC Anda sebab sebagian besar mesin AC ruang terletak pada outdoor unit, oleh sebab itu pemasangan outdoor unit harus lebih rendah minimal 30 cm antara nepel (sambungan pipa) indoor dan outdoor hal ini bertujuan agar oli mesin akan selalu kembali ke outdoor unit sebab oli kompresor akan ikut bersirkulasi bersama refrigran, jika outdoor lebih tinggi maka oli kompresor dalam 1-2 tahun akan berpindah ke indoor unit dan tidak dapat kembali ke outdoor unit, oli yang berada di indoor unit akan menghalangi penghisapan hawa panas selain itu menyebabkan kompresor kekurangan oli dan lama-kelamaan akan menyebabkan kompresor rusak.

Pipa Penghubung Outdoor-Indoor

Pipa AC merupakan salah satu komponen utama pada AC yang harus memiliki ketebalan setidaknya 0.6 mm. Sedangkan diameter pipa bisa disesuaikan dengan kapasitas PK pada AC yang digunakan. Untuk AC split 1 PK, biasanya digunakan pipa tembaga lunak dengan ukuran diameter 1/4 dan 3/8 inci. Adapun untuk AC 2 PK dan seterusnya, digunakan ukuran pipa yang berbeda-beda.
Selanjutnya, berikut ini beberapa tips yang perlu Anda perhatikan dalam proses pemasangan pipa AC.

1. Pasang AC Outdoor dan Indoor Berdekatan
Untuk mengoptimalkan pemasangan pipa AC 1 PK, Anda perlu memperhatikan lokasi pemasangan AC unit indoor dan outdoor. Sebaiknya, unit outdoor dipasang tepat membelakangi unit indoor agar penggunaan pipa AC bisa lebih hemat. Selain itu, instalasi pemasangan pipa AC juga akan lebih mudah dan cepat jika lokasi unit indoor dan outdoor AC berdekatan.

2. Hati-Hati saat Proses Flaring
Untuk menghubungkan AC indoor dan outdoor, perlu dilakukan penyambungan pipa sistem flaring. Sistem ini menggunakan flare nut dan flare fitting serta harus presisi agar pipa tidak rusak. Tujuannya untuk melebarkan ujung pipa agar lebih mudah diterapkan pada sambungan. Flaring pipa AC 1 PK ini berperan penting dan harus dilakukan dengan hati-hati karena jika tidak pas, bisa terjadi kebocoran.

3. Ganti Pipa yang Penyok/Gepeng
Pada instalasi pipa AC, Anda mungkin akan menemukan pipa yang gepeng/penyok. Hal ini tentu saja akan menghambat laju aliran freon dan bisa menyebabkan kebuntuan. Jika pipa yang penyok masih bisa diluruskan, tidak menjadi masalah. Namun, jika sudah parah, sebaiknya pipa segera diganti.

Jalur Pembuangan Air

Jalur pembuangan air juga harus diperhatikan sebab jika tidak benar, maka air akan menetes dari indoor unit. Hal ini membuat tidak nyaman, oleh karena itu saat kita membuat jalur pembuangan air kita harus ingat bahwa air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat lebih rendah.