VECTOR 41

ARCHITECT | CONTRACTOR | CONSULTANT

HUBUNGI KAMI


Kontraktor Kaca

Table of Contents

Kontraktor Kaca

Kontraktor Kaca

Kontrakor Pemasangan Bidang Kaca Facade

Ketika seseorang berdiri di depan sebuah hotel mewah, gedung perkantoran premium, pusat perbelanjaan, atau rumah tinggal modern, hampir tidak ada yang bertanya berapa mutu beton yang digunakan pada kolom, berapa diameter besi yang dipasang, atau berapa ketebalan pelat lantainya. Yang pertama kali dilihat manusia adalah fasad, refleksi, transparansi, proporsi, dan bagaimana cahaya berinteraksi dengan bangunan tersebut. Dalam banyak proyek modern, kaca bukan lagi material pelengkap. Kaca adalah wajah pertama yang berbicara kepada manusia sebelum mereka memasuki bangunan.

Ironisnya, semakin mahal sebuah bangunan, semakin sedikit toleransi terhadap kesalahan pekerjaan kaca. Kesalahan beberapa milimeter pada sambungan curtain wall dapat menghasilkan kebocoran bertahun-tahun. Kesalahan pemilihan jenis kaca dapat mengubah konsumsi energi gedung secara drastis. Kesalahan pada sistem anchor dapat mengubah seluruh perilaku struktur façade terhadap angin, panas, hujan, dan pergerakan bangunan. Pada titik ini, kaca berhenti menjadi material transparan dan berubah menjadi disiplin engineering yang memadukan struktur, fisika bangunan, termal, akustik, keselamatan, dan estetika.

Banyak Owner masih beranggapan bahwa Kontraktor Kaca adalah perusahaan yang membeli kaca dari pabrik kemudian memasangnya di bangunan. Dalam praktik konstruksi modern, Kontraktor Kaca adalah organisasi engineering dan fabrikasi yang bertugas menerjemahkan desain arsitektur menjadi sistem bangunan yang aman, presisi, tahan cuaca, mudah dirawat, dan mampu bertahan puluhan tahun. Mereka harus memahami beban angin, ekspansi termal, deformasi struktur, toleransi pemasangan, refleksi cahaya, hingga perilaku manusia terhadap transparansi ruang.

Karena itu, Kontraktor Kaca tidak hadir untuk menjual lembaran kaca.

Mereka hadir untuk menjawab satu pertanyaan yang jauh lebih mahal: bagaimana membuat sebuah bangunan terlihat ringan, elegan, dan mewah, tanpa kehilangan keamanan, fungsi, dan umur layan yang panjang.

SOP Kontraktor Kaca

Berdasarkan praktik façade engineering modern, Kontraktor Kaca umumnya melaksanakan:

  • Survey lapangan.
  • Verifikasi struktur bangunan.
  • Verifikasi dimensi aktual.
  • Analisis beban angin.
  • Analisis ekspansi termal.
  • Penyusunan façade engineering.
  • Penyusunan shop drawing.
  • Penyusunan mock-up.
  • Pengadaan material.
  • Fabrikasi frame.
  • Fabrikasi kaca.
  • Instalasi.
  • Water test.
  • Air infiltration test.
  • Quality control.
  • Final inspection.
  • As-built drawing.
  • Operation & maintenance manual.

Workflow

Ketika masyarakat mendengar istilah Kontraktor Kaca, sebagian besar masih membayangkan seseorang yang datang membawa lem silikon, meteran, dan memasang kaca kamar mandi atau kaca wastafel. Persepsi tersebut tidak sepenuhnya salah, tetapi sangat jauh dari realitas pekerjaan Kontraktor Kaca bangunan modern. Dalam proyek hotel, rumah sakit, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, dan bangunan bertingkat, Kontraktor Kaca adalah organisasi engineering yang bertanggung jawab mengangkat, memindahkan, dan memasang panel kaca yang beratnya dapat mencapai ratusan kilogram pada ketinggian puluhan hingga ratusan meter. Mereka bekerja dengan perhitungan struktur, alat angkat khusus, toleransi milimeter, serta risiko keselamatan yang tidak memberikan kesempatan kedua apabila terjadi kesalahan.

Pekerjaan ini bukan tentang berapa mahal harga kaca yang dipasang. Pekerjaan ini adalah tentang bagaimana sebuah panel kaca seberat 200 kilogram dapat diangkat dengan aman, diposisikan dengan presisi, dan dipasang pada bangunan yang terus bergerak akibat panas, angin, getaran, dan deformasi struktur. Di saat yang sama, mereka juga bertanggung jawab memastikan bahwa kaca yang dipilih tidak mengubah bangunan menjadi rumah kaca raksasa yang memanggang penghuninya setiap siang hari, tidak menghasilkan pantulan yang berbahaya, tidak menimbulkan beban pendinginan yang berlebihan, serta tetap mampu mempertahankan kenyamanan termal selama puluhan tahun operasional bangunan.

Karena itu, workflow Kontraktor Kaca tidak pernah dimulai dari pertanyaan “berapa harga kaca per meter persegi” atau “warna kaca apa yang bagus”. Workflow mereka dimulai dari pertanyaan yang jauh lebih fundamental dan jauh lebih mahal konsekuensinya:

“Bagaimana membuat material yang tampak rapuh ini dapat melindungi manusia, menghemat energi, mempertahankan estetika bangunan, dan bertahan menghadapi alam selama puluhan tahun kedepan.”

dimulai dari :

Site Investigation

Tahap awal meliputi:

  • Survey lokasi.
  • Verifikasi dimensi.
  • Verifikasi struktur.
  • Analisis elevasi.
  • Analisis akses instalasi.
  • Analisis metode erection.

Pada tahap ini, kesalahan beberapa milimeter dapat berkembang menjadi masalah jutaan rupiah.

Façade Engineering

Dilakukan analisis:

  • Wind load.
  • Dead load.
  • Thermal expansion.
  • Structural movement.
  • Deflection.
  • Safety factor.
  • Acoustic performance.
  • Solar performance.

Karena kaca modern adalah bagian dari sistem struktur bangunan.

Shop Drawing dan Mock-Up

Pembuatan:

  • Detail anchor.
  • Detail mullion.
  • Detail transom.
  • Detail sealant.
  • Detail support.
  • Detail glass assembly.
  • Mock-up visual.
  • Mock-up struktural.

Sebagian besar masalah kaca diselesaikan pada tahap ini, bukan di lapangan.

Fabrikasi

Proses meliputi:

  • Pemotongan kaca.
  • Tempering.
  • Laminating.
  • Coating.
  • Fabrikasi aluminium.
  • Fabrikasi stainless.
  • Assembly.
  • Quality control.

Pada titik ini, Kontraktor Kaca lebih menyerupai industri manufaktur daripada tukang bangunan.

Installation

Pelaksanaan meliputi:

  • Erection frame.
  • Alignment.
  • Glass installation.
  • Sealant application.
  • Waterproofing.
  • Joint treatment.
  • Final adjustment.

Pada pekerjaan kaca, presisi lebih penting daripada kecepatan.

Testing dan Commissioning

Dilakukan pengujian:

  • Water penetration.
  • Air infiltration.
  • Structural performance.
  • Thermal performance.
  • Safety performance.
  • Visual inspection.

Karena kaca yang terlihat indah tetapi gagal secara teknis tetap merupakan kegagalan.

Metode Pelaksanaan

Apakah Anda pernah melihat ego dipaksa masuk ke dalam aspek engineering? Kami sudah menyaksikan hal tersebut puluhan kali, dan ironisnya kami hampir selalu dapat menebak bagaimana akhirnya. Owner memiliki niat baik, arsitek memiliki visi yang kuat, desainer memiliki referensi visual yang indah, dan seluruh pihak merasa sedang berjuang untuk menghasilkan bangunan terbaik. Masalah mulai muncul ketika keinginan tersebut tidak lagi sejalan dengan realitas struktur, iklim, metode pemasangan, keselamatan, dan kemampuan material itu sendiri. Pada titik tersebut, proyek tidak lagi bergerak berdasarkan engineering, tetapi mulai bergerak berdasarkan ego.

Ketika Kontraktor Kaca meminta Anda untuk mempertimbangkan ulang jenis kaca, ukuran panel, sistem bracket, atau metode pemasangan, mereka tidak sedang mencoba menjual produk yang lebih mahal dan tidak sedang memprospek Anda. Dalam banyak kasus, mereka justru sedang mengorbankan sebagian profit mereka sendiri demi menghindari bencana yang sudah mereka lihat berkali-kali sebelumnya. Mereka memahami bahwa sebuah panel kaca yang terlihat indah di rendering belum tentu aman untuk dipasang pada ketinggian puluhan meter, belum tentu nyaman terhadap panas matahari, dan belum tentu dapat dipelihara selama umur bangunan. Karena itu, ketika seorang engineer kaca meminta Anda untuk berhenti sejenak dan mendengarkan, yang sedang mereka bagikan bukan opini, melainkan pengalaman atas kegagalan yang pernah mereka saksikan.

Realitas yang paling jarang dibahas adalah bahwa kesalahan pada pekerjaan kaca hampir selalu lebih mudah dicegah daripada diperbaiki. Memilih jenis kaca yang salah dapat membuat penghuni gedung merasa seperti berada di dalam oven. Memilih bracket yang salah dapat menghasilkan deformasi, kebocoran, atau risiko keselamatan. Dan ketika sistem tersebut telah terpasang, proses pembongkarannya hampir selalu jauh lebih sulit, jauh lebih mahal, dan jauh lebih menyakitkan dibanding proses pemasangannya. Karena pada akhirnya, dalam dunia façade dan kaca bangunan, membangun sesuatu yang salah bukanlah tragedi terbesar. Tragedi terbesar adalah mengetahui bahwa hal tersebut akan salah sejak awal, tetapi tetap memaksanya untuk dibangun.

Curtain Wall System

Digunakan pada:

  • Office tower.
  • Hotel.
  • Mall.
  • Hospital.

Keunggulan:

  • Estetika tinggi.
  • Efisiensi instalasi.
  • Fleksibilitas desain.

Spider Glass System

Digunakan pada:

  • Lobby.
  • Showroom.
  • Commercial building.
  • Luxury retail.

Keunggulan:

  • Transparansi maksimal.
  • Visual ringan.
  • Tampilan premium.

Frameless Glass System

Digunakan pada:

  • Interior premium.
  • Retail.
  • Hospitality.
  • Residential luxury.

Keunggulan:

  • Minimalis.
  • Modern.
  • Elegan.

Structural Glazing System

Digunakan pada:

  • Façade premium.
  • High-rise building.
  • Iconic building.

Keunggulan:

  • Sambungan tersembunyi.
  • Estetika tinggi.
  • Performa struktural.

Tools

Kontraktor Kaca modern bukan tukang potong kaca seperti yang masih dibayangkan sebagian orang. Mereka adalah organisasi engineering, manufaktur, dan instalasi yang menggabungkan teknologi desain, fabrikasi, dan konstruksi dalam satu sistem produksi.

Tim yang terlibat biasanya terdiri dari:

  • Façade Engineer.
  • Structural Engineer.
  • Draftsman.
  • Project Engineer.
  • Production Engineer.
  • Installation Supervisor.
  • Quality Control Engineer.

Tools dan software yang digunakan antara lain:

  • AutoCAD.
  • Autodesk Revit.
  • Tekla.
  • Rhino.
  • SAP2000.
  • ETABS.
  • SketchUp.
  • CNC Glass Machine.
  • Tempering Furnace.
  • Laser Level.
  • Total Station.
  • Glass Lifter.
  • Vacuum Glass Handler.

Perbedaan terbesar antara Kontraktor Kaca dan supplier kaca adalah:

Supplier menjual kaca. Kontraktor Kaca menjual kepastian bahwa kaca tersebut dapat hidup bersama bangunan selama puluhan tahun.

Analysis

Menemukan Kontraktor Kaca yang tepat sering kali lebih sulit dibanding memilih kontraktor struktur, karena sebagian besar kegagalan pekerjaan kaca tidak muncul pada saat serah terima proyek. Kegagalan tersebut muncul enam bulan, satu tahun, atau bahkan lima tahun setelah bangunan mulai digunakan. Kebocoran kecil, sealant yang gagal, kaca yang mengalami thermal stress, frame yang mengalami deformasi, hingga perubahan warna laminasi adalah jenis kegagalan yang tidak pernah terlihat pada saat presentasi penawaran. Karena itu, memilih Kontraktor Kaca bukanlah keputusan membeli material, melainkan keputusan memilih organisasi yang akan menerima tanggung jawab terhadap salah satu bagian bangunan yang paling terlihat oleh manusia.

Yang menarik, sebagian besar Owner lebih mudah mengeluarkan biaya tambahan untuk marmer impor, chandelier, atau dekorasi interior dibanding untuk sistem façade dan kaca. Alasannya sederhana. Interior dapat disentuh, sedangkan engineering kaca hampir seluruhnya tersembunyi. Padahal dalam praktiknya, kesalahan pada sistem kaca dapat menghasilkan biaya perbaikan yang jauh lebih besar daripada nilai penghematan yang dilakukan pada awal proyek. Yang dibeli bukan hanya lembaran kaca, tetapi juga toleransi pemasangan, metode pengikatan, kemampuan menerima beban angin, kemampuan menerima pergerakan struktur, serta kemampuan bertahan terhadap cuaca selama puluhan tahun.

Kontraktor Kaca profesional biasanya tidak menjual produk. Mereka menjual ketenangan. Mereka menjual kemampuan sebuah bangunan untuk tetap terlihat baik setelah ribuan kali hujan, jutaan kali siklus panas dan dingin, serta puluhan tahun pergerakan struktur. Karena pada akhirnya, kaca adalah salah satu material yang paling jujur dalam dunia konstruksi. Ketika terjadi kesalahan, ia tidak akan menyembunyikannya.

Sudut Pandang Owner

Bagi Owner, pertanyaan utama bukan:

“Berapa harga kaca per meter?”

Tetapi:

“Berapa biaya perawatan dan risiko selama umur bangunan?”

Parameter yang perlu dianalisis:

  • umur material;
  • biaya maintenance;
  • kemudahan penggantian;
  • efisiensi energi;
  • garansi;
  • akses maintenance;
  • performa termal;
  • performa akustik.

Sudut Pandang Arsitek

Bagi arsitek, kaca merupakan media visual.

Yang mereka pikirkan:

  • transparansi;
  • refleksi;
  • proporsi;
  • pencahayaan;
  • bayangan;
  • identitas bangunan;
  • pengalaman ruang.

Namun visual yang baik belum tentu mudah dibangun.

Sudut Pandang Kontraktor Kaca

Ketika menerima proyek, Kontraktor Kaca profesional biasanya bertanya:

  • berapa tinggi bangunan;
  • berapa beban angin;
  • bagaimana pergerakan struktur;
  • bagaimana akses maintenance;
  • bagaimana metode instalasi;
  • bagaimana umur desain bangunan;
  • bagaimana metode penggantian kaca di masa depan.

Karena bagi mereka, bangunan yang indah tetapi tidak dapat dipelihara adalah kegagalan desain yang ditunda.

Impact

Ketika pekerjaan kaca gagal, penyebabnya hampir tidak pernah hanya karena kualitas kaca itu sendiri. Sebagian besar kegagalan berasal dari keputusan yang tampak kecil pada tahap awal proyek. Mengurangi ketebalan profil, menurunkan spesifikasi sealant, mengganti sistem anchor, atau memaksa ukuran panel di luar rekomendasi engineering sering kali menghasilkan konsekuensi yang baru terlihat bertahun-tahun kemudian.

Yang menarik, kegagalan kaca memiliki karakter yang berbeda dibanding kegagalan konstruksi lainnya. Struktur yang gagal dapat disembunyikan di balik dinding. Sistem MEP yang gagal dapat diperbaiki di ruang servis. Namun kegagalan kaca hampir selalu terjadi di area yang paling terlihat oleh manusia. Kebocoran façade, kaca berembun, sealant menguning, refleksi yang tidak seragam, atau panel yang retak akan langsung menjadi identitas baru dari bangunan tersebut.

Dalam banyak proyek premium, kerugian terbesar bukan berasal dari biaya penggantian kaca. Kerugian terbesar berasal dari hilangnya persepsi kualitas. Karena ketika seseorang melihat sebuah bangunan dengan façade yang bermasalah, mereka jarang bertanya siapa kontraktornya.

Mereka hanya akan menyimpulkan:

“Gedung ini tidak sebagus yang terlihat.”

Reality Check

Banyak Owner menganggap bahwa kaca hanyalah material transparan yang berfungsi untuk menutup lubang pada bangunan.

Padahal dalam dunia konstruksi modern, kaca adalah salah satu material yang paling kompleks untuk dipasang dengan benar.

Anda dapat menghemat pada furniture.

Anda dapat menghemat pada dekorasi.

Anda bahkan dapat menghemat pada landscape.

Namun ketika Anda memutuskan untuk menghemat pada sistem kaca, Anda sebenarnya sedang membuat perjanjian dengan masa depan.

Dan masa depan memiliki kebiasaan yang sangat buruk:

Ia selalu datang untuk menagih seluruh penghematan yang pernah Anda lakukan.

Studi Kasus

Ketika sebuah proyek memasuki tahap façade, pertanyaan pertama yang sering muncul adalah:

“Harga kaca per meter berapa?”

Pertanyaan tersebut tidak salah, tetapi juga tidak cukup. Karena dalam praktik façade modern, yang dibeli bukan kaca. Yang dibeli adalah sistem yang membuat kaca tersebut tetap berada di tempatnya selama puluhan tahun tanpa jatuh, bocor, bergetar, retak, atau berubah fungsi.

Mari kita ambil sebuah simulasi sederhana.

Studi Kasus 1 – Curtain Wall Hotel 12 Lantai

Data proyek:

  • Tinggi bangunan: 48 meter.
  • Lebar façade: 40 meter.
  • Tinggi façade: 48 meter.
  • Total area visual: 1.920 m².
  • Sistem:
    • Aluminium curtain wall.
    • Double glass laminated.
    • Structural silicone.
    • Hidden frame.
    • Maintenance access system.

Owner bertanya:

“Kalau luasnya 1.920 meter, berarti tinggal dikali harga per meter kan?”

Jawabannya:

Tidak.

Karena yang harus dihitung bukan hanya kaca.

Item yang Harus Dipecah

ItemSatuanMetode Hitung
Aluminium MullionShop Drawing
Aluminium TransomShop Drawing
Glass PanelArea Aktual
Structural SiliconeTubeJoint Analysis
Anchor BracketUnitStructural Layout
Sealant WeatherproofJoint Calculation
Steel SupportKgStructural Design
Access EquipmentLotEngineering

Yang Tidak Pernah Terlihat Oleh Owner

  • Beban angin.
  • Pergerakan struktur.
  • Defleksi lantai.
  • Thermal expansion.
  • Water penetration.
  • Air infiltration.
  • Building sway.
  • Maintenance access.

Padahal justru faktor-faktor inilah yang paling mahal.

Studi Kasus 2 – Lobby Hotel Spider Glass 18 Meter

Objek:

  • Lebar: 18 meter.
  • Tinggi: 12 meter.
  • Sistem:
    • Spider fitting stainless.
    • Tempered laminated glass.
    • Structural glass fin.
    • Stainless support.
    • Silicone structural.

Secara visual:

“Hanya kaca transparan.”

Secara engineering:

ItemVolumeMetode
Tempered Glass216 m²Glass Layout
Glass Fin180 m¹Structural Design
Spider Fitting96 UnitFaçade Engineering
Stainless Support2.300 KgStructural Calculation
Structural Silicone620 m¹Joint Analysis
Temporary Support1 LotErection Method

Lalu Dari Mana Kita Menghitung?

Jawabannya:

Bukan dari luas kaca.

Tetapi dari sistem kaca.

Kontraktor Kaca profesional akan:

  1. Membaca struktur bangunan.
  2. Membaca beban angin.
  3. Membaca pergerakan bangunan.
  4. Membaca ukuran panel.
  5. Menghitung support structure.
  6. Menghitung aluminium.
  7. Menghitung hardware.
  8. Menghitung sealant.
  9. Menghitung metode erection.
  10. Menghitung metode maintenance.

Tools Perhitungan

Perhitungan modern dilakukan menggunakan:

  • AutoCAD.
  • Autodesk Revit.
  • Rhino.
  • Tekla.
  • SAP2000.
  • ETABS.
  • Façade Engineering Software.
  • BIM Quantity Take Off.

Reality Check

Jika seseorang menawarkan pekerjaan façade kaca dengan kalimat:

“Tenang pak, tinggal luas dikali harga per meter.”

Maka kemungkinan besar yang sedang dihitung bukan façade.

Yang sedang dihitung adalah harapan.

Karena kaca adalah satu-satunya material bangunan yang memiliki sifat unik:

  • Ia harus kuat seperti struktur.
  • Ia harus presisi seperti mesin.
  • Ia harus indah seperti karya seni.
  • Dan ia harus bertahan seperti infrastruktur.

Jika salah satu dari empat hal tersebut gagal, manusia tidak akan bertanya:

“Berapa modulus elastisitas mullion-nya?”

Mereka hanya akan mengatakan:

“Gedungnya kelihatan murahan.”

Dan dalam dunia properti premium, tidak ada retakan yang lebih mahal daripada retaknya persepsi manusia.

FAQ

Apakah Kontraktor Kaca hanya menjual dan memasang kaca?

Tidak. Kontraktor Kaca modern merupakan organisasi engineering, fabrikasi, dan instalasi yang bertanggung jawab terhadap performa façade, keamanan, waterproofing, pergerakan struktur, performa termal, performa akustik, hingga kemudahan maintenance selama umur bangunan. Kaca hanyalah salah satu komponen dari sistem yang mereka bangun.

Mengapa harga façade kaca jauh lebih mahal dibanding harga kaca itu sendiri?

Karena yang dibeli bukan hanya kaca. Biaya terbesar biasanya berasal dari engineering, aluminium framing, stainless fitting, anchor system, sealant, metode erection, pengujian, quality control, dan sistem maintenance. Dalam banyak proyek premium, nilai kaca itu sendiri hanya sebagian dari total investasi façade.

Apakah semua gedung bertingkat harus menggunakan curtain wall?

Tidak. Curtain wall adalah salah satu metode façade yang dipilih berdasarkan kebutuhan arsitektur, performa bangunan, biaya operasional, dan target estetika. Banyak gedung masih menggunakan kombinasi ACP, kaca framed, stone cladding, atau material komposit lainnya.

Mengapa Kontraktor Kaca harus berkoordinasi dengan Kontraktor Exterior?

Karena sistem kaca bangunan merupakan bagian dari envelope building. Kinerja kaca dipengaruhi oleh façade, struktur, waterproofing, akses maintenance, dan material exterior lainnya. Dalam proyek modern, Kontraktor Kaca tidak bekerja secara independen.

Apakah kaca tempered selalu lebih baik daripada kaca laminated?

Tidak. Tempered glass dan laminated glass memiliki fungsi yang berbeda. Tempered glass dipilih karena kekuatan mekanisnya, sedangkan laminated glass dipilih karena aspek keselamatan, akustik, dan keamanan. Banyak bangunan premium menggunakan kombinasi keduanya.

Mengapa façade kaca sering bocor setelah beberapa tahun?

Sebagian besar kebocoran tidak berasal dari kualitas kaca, melainkan dari kegagalan sealant, pergerakan struktur, kesalahan detail waterproofing, atau kurangnya program maintenance berkala. Façade kaca adalah sistem dinamis yang membutuhkan inspeksi sepanjang umur bangunan.

Bagaimana memilih Kontraktor Kaca di Medan?

Pemilihan Kontraktor Kaca sebaiknya mempertimbangkan kemampuan engineering, pengalaman façade, kemampuan fabrikasi, kemampuan erection, pengalaman maintenance, serta kemampuan menyediakan shop drawing dan analisis teknis yang memadai. Portfolio visual penting, tetapi kemampuan engineering jauh lebih penting.

Kesimpulan

Ketika seseorang melihat sebuah bangunan, mereka hampir tidak pernah bertanya mengenai mutu beton, diameter tulangan, atau kapasitas pompa yang digunakan. Mereka melihat cahaya, refleksi, transparansi, proporsi, dan bagaimana bangunan tersebut berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya. Pada titik inilah kaca menjadi lebih dari sekadar material bangunan. Kaca menjadi identitas visual, identitas ekonomi, dan identitas psikologis sebuah proyek.

Kontraktor Kaca hadir bukan untuk menjual lembaran kaca, aluminium, atau sealant. Mereka hadir untuk mengendalikan hubungan antara bangunan dan dunia luar. Mereka bertanggung jawab memastikan bahwa panas dapat dikendalikan, hujan dapat ditahan, angin dapat dilawan, suara dapat diredam, dan seluruh sistem tersebut tetap terlihat indah selama puluhan tahun. Semakin baik mereka bekerja, semakin sedikit orang yang menyadari kompleksitas pekerjaan yang mereka lakukan.

Banyak proyek gagal bukan karena kacanya pecah, tetapi karena sejak awal kaca diperlakukan sebagai material, bukan sebagai sistem. Karena pada akhirnya, Kontraktor Kaca tidak dibayar untuk membuat bangunan terlihat transparan.

Mereka dibayar untuk memastikan bahwa sesuatu yang tampak ringan dan rapuh dapat menjadi salah satu bagian paling kuat, paling terlihat, dan paling diingat dari sebuah bangunan.

Sumber Luar

Regulation

Publication

Book

Additional Reference

 

Artikel yang sama :

Menghitung Luas Bangunan, Analisa Harga Satuan, Jenis Atap Rumah

Kembali Ke Halaman :

HOME  |  CONTACT PROFIL  |  ARTIKEL TERKAIT  |  Hubungi Kami Via WA

VECTOR 41 ArsitekKota Medan –  Sumatera UtaraINDONESIA

IG . Behance . Pintrest
Jl,Abdulhakim, Setiabudi Landmark, 14 E
Kel.Tanjung sari, Kec.Medan Selayang, Kota Madya Medan
20132 – Medan
(061) 42081483
vector41inc@gmail.com

Jenis Kabel Listrik

Jenis Kabel Listrik (UMUM) Pengertian Kabel Listrik Kabel listrik adalah penghantar yang berfungsi menyalurkan energi listrik dari sumber daya menuju

Read More »

Maintenance IPAL

Maintenance IPAL Menjaga IPAL Sesuai Baku Mutu Setiap hari, ribuan hingga jutaan liter air limbah dihasilkan oleh hotel, rumah sakit,

Read More »

Pengurusan PBG

Pengurusan PBG Persyaratan Prosedur Pengurusan PBG Meningkatnya pembangunan rumah tinggal, ruko, gedung perkantoran, kawasan industri, hingga fasilitas umum di berbagai

Read More »