Peran Arsitek dalam Estetika Bangunan

Peran arsitek dalam estetika bangunan Pada masa saat seperti ini kita tidak asing lagi dengan bangunan-bangunan yang mempunyai nilai seni yang indah. Semua itu tidak terlepas dari peran para Arsitek yang merancang bangunan tersebut. Peran arsitek dimulai dari proses merancang sampai hal-hal detail interior dalam rumah.

Apa itu Arsitek ?

Secara umum, arsitek adalah sebuah perancang skema atau rencana. “Arsitek” berasal dari Latin architectus, dan dari bahasa Yunani: arkhitekton (master pembangun), arkhi (ketua) + tekton (pembangung, tukang kayu)

Dalam ilmu arsitektur, ada tiga unsur prinsip dalam merancang bangunan, yakni;

1. Unsur Fungsi
Unsur fungsi berkaitan dengan peruntukkan ruangan bangunan / tata layout dan efektifitas penggunaan model ruangan.

2. Unsur Struktur
Unsur struktur berkenaan dengan konstruksi bangunan dengan memperhatikan kuat dan tahan lama struktur bangunan.

3. Unsur Estetika
Unsur estetika merupakan perpaduan antara unsur fungsi dan struktur dan kemudian terakumulasi estetika yang menimbulkan rasa indah dan tentram saat di pandang. Estetika dalam arsitek adalah keindahan yang terukur oleh skala dan bentuk yang terintegrasi dalam bangunan.

Disinilah pentingnya menggunakan jasa arsitek, karena mereka dapat memvisualisasikan keinginan pemilik rumah melalui rancangan sampai membangun.

Terkadang ada kendala sebuah rumah yang bagus, megah dan dari segi estetika sangat tinggi namun dari segi penggunaan malah menyusahkan dan tidak efektif. Sedangkan peran arsitek tidak pernah melupakan untuk mempertimbangkan aspek-aspek tersebut.

Ada beberapa alasan mengapa peran arsitek sangat di perlukan dalam estetika bangunan, yaitu :
1. Arsitek merupakan profesi ahli rancang bangunan yang telah berpengalaman dalam teori dan praktik kerja
2. Arsitek mampu memvisualisakan ide dalam bentuk bangunan yang indah
3. Arsitek mempunyai referensi pengalaman dan berbagai desain rumah yang mengandung desian arsitektur
4. Dengan mempertimbangkan anggaran, para pemilik rumah dapat langsung merevisi bangunan melalui gambar sehingga efesiensi dalam anggaran pembangunan

Tugas & Ruang Lingkup Arsitek

Menurut IAI yang merupakan singkatan dari Ikatan Arsitektur Indonesia, tugas dan ruang lingkup pekerjaan seorang arsitek adalah:

  1. Mengonsep Rancangan. Pada tahap ini arsitek melakukan persiapan perancangan yang meliputi pemeriksaan seluruh data serta informasi yang diterima, membuat analisis dan pengolahan data.
  2. Pra Rancangan (Membuat Skematik Desain). Disini, arsitek menyusun pola dan gubahan bentuk arsitektur yang diwujudkan dalam gambar-gambar berdasarkan konsep rancangan yang telah disusun.
  3. Pengembangan Rancangan. Di tahap ini arsitek bekerja atas dasar prarancangan yang telah disetujui oleh pengguna jasa untuk menentukan: sistem konstruksi & struktur bangunan, bahan bangunan, dan perkiraan biaya yang dibutuhkan.
  4. Pembuatan Gambar Kerja. Arsitek menerjemahkan konsep rancangan yang terkandung dalam pengembangan pancangan tersebut ke dalam gambar-gambar dan uraian-uraian teknis yang terinci, sehingga semua pihak yang dilibatkan dapat menjelaskan proses pelaksanaan dan pengawasan konstruksi.
  5. Pengadaan Pelaksanaan Konstruksi. Pada tahap ini, arsitek mengolah hasil pembuatan gambar kerja ke dalam bentuk format dokumen pelelangan yang dilengkapi dengan tulisan uraian Rencana kerja dan syarat-syarat teknis pelaksanaan pekerjaan-(RKS) serta rencana anggaran biaya (RAB) termasuk daftar volume (Bill of Quantity/BQ).
  6. Pengawasan Berkala. Arsitek melakukan peninjauan dan pengawasan secara berkala di lapangan dan mengadakan pertemuan secara teratur dengan pengguna jasa dan pelaksana pengawasan terpadu atau MK yang ditunjuk oleh pengguna jasa.

Tampak mengintimidasi, tetapi tentunya semua pekerjaan tersebut tidak hanya dikerjakan oleh satu orang dan merupakan pekerjaan tim.

Dalam pengertian lain, Arsitek adalah keahlian dan kemampuan penerapan dibidang rancangan Arsitektur dan pengelolaan proses pembangunan lingkungan. Dan untuk mencapai keindahan atau estetika yang diinginkan, suatu bentuk bangunan tetap bertumpu pada unsur dan prinsip dasar rupa/desain. Karena sejatinya yang dirancang dan dibangun adalah tetap sebuah objek visual.

Artikel yang sama :
Sentuhan Conwood Pada Rumah

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

ngurus imb gratis, gratis ngurus imb, 10 Jenis Marmer Terbaik,10 Jenis Marmer Terbaik, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Kayu Terbaik Untuk Pintu, 10 Jenis Lantai Marmer, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, Sentuhan Conwood Pada Rumah, biaya ngurus imb, imb medan murah, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-imb