Pintu adalah sebuah bukaan pada dinding / bidang yang memudahkan sirkulasi antar ruang-ruang yang dilingkupi oleh dinding / bidang tersebut. Biasanya ditemukan pada bangunan, misalnya rumah. Selain itu, juga terdapat pada kendaraan, lemari, dan lain-lain.

Kebanyakan materialnya terbuat dari kayu dan selebihnya, dalam penggunaan yang terbatas terbuat dari aluminium, besi dan plastik PVC. Material kayu terdiri dari beberapa jenis. Yang paling umum adalah pintu yang terbuat dari kayu utuh.

Pintu juga merepresentasikan karakter sebuah rumah. Ternyata setiap jenis memiliki fungsinya masing-masing di setiap ruangan.

Contohnya, pada kamar mandi dan kamar tidur tidak boleh memakai material yang sama karena fungsi keduanya yang berbeda.

 

Kayu Terbaik Untuk Pintu

Secara ilmiah, kayu merupakan bagian batang atau cabang serta ranting tumbuhan yang mengeras karena mengalami lignifikasi (pengayuan). Penyebab terbentuknya kayu yakni akibat akumulasi selulosa dan lignin pada dinding sel berbagai jaringan di batang.

Jika Anda mengedepankan ketahanan dan keamanan pintu, material dari kayu memang bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain memikirkan tampilan luar dan keindahannya, Anda juga mesti memperhatikan kualitasnya.

Berikut ini beberapa bahan kayu yang bisa dijadikan sebagai pilihan untuk material pintu, yakni :

1. Kayu Jati

Kayu jati jika dijadikan sebagai bahan material pintu cukup unggul karena kuat, stabil serta mampu tahan lama.
Kayu jati juga anti jamur dan anti rayap karena memiliki kandungan sejenis minyak yang sangat tidak di sukai oleh binatang. Kayu jati sering dianggap sebagai kayu dengan serat dan tekstur paling indah

2. Kayu Kamper

Kayu kamper juga mempuyai kualitas sangat baik, namun kualitas terbaik dari kayu kamper hanya bisa di dapatkan pada kayu yang telah dikeringkan dalam jangka waktu cukup lama. Namun kayu kamper memiliki kekurangan, dimana dapat mengembang apabila berada di udara yang sangat lembab.

3. Kayu Mahoni

Jenis kayu mahoni merupakan salah satu jenis kayu yang sering di pakai dalam industri perkayuan karena bersifat cendrung stabil, baik di gunakan di luar dan dalam ruangan.
Namun jika di gunakan sebagai pintu eksterior, kayu ini memerlukan perawataan berkala dan berlapis karena menyerap kelembapan.

4. Kayu Merbau

Pintu dari jenis kayu merbau dikenal stabil dan keras. Kayu merbau juga tidak mudah dirusak rayap karena memiliki kandungan minyak alami di dalamnya sehingga membuat serangga tidak suka menggerogoti jenis kayu ini.
Dengan karakteristik yang stabil dan keras, kayu merbau memiliki tingkat penyusutan dan daya retak yang rendah. Namun tingkat kekerasannya ini menjadi kelemahan dari kayu jenis ini, karena membuat proses pengerjaannya menjadi sulit.

5. Kayu Bengkirai

Kayu bengkirai merupakan salah satu jenis kayu yang berkualitas bagus. Kayu bengkirai mudah diproses mulai dari tahap diserut, dipotong, diukir, diprofil dan lain-lain.
Kayu bengkirai merupakan kayu kuat, karena jenis kayu ini biasanya berbobot lebih berat dan keras. Namun kekurangan kayu bengkirai mudah rentan tehadap cuaca panas yang biasanya menyebabkan retak pada permukaan kayu.

Selain jenis-jenis kayu di atas, masih sangat banyak sekali jenis kayu yang dapat digunakan untuk bahan pintu namun dengan frekuensinya sangat jarang.

Demikianlah mengenai Jenis Kayu untuk Bahan Pintu. Semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan.

Artikel yang sama :
Pedoman Pengurusan IMB

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

ngurus imb gratis, gratis ngurus imb, Kayu Terbaik Untuk Pintu, Kayu Terbaik Untuk Pintu, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, biaya ngurus imb, imb medan murah, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-imb

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]