VECTOR 41

ARCHITECT | CONTRACTOR | CONSULTANT

HUBUNGI KAMI


Filter FRP

Filter FRP Filtrasi Berbasis FRP Ada alasan mengapa tangki filter berbahan FRP atau Fiberglass Reinforced Plastic tetap digunakan secara luas

Read More »

Genteng Metal Pasir

GENTENG METAL PASIR APLIKASI GENTENG METAL PASIR Ketika memilih material penutup atap, banyak orang masih berfokus pada harga atau tampilan

Read More »

Mekanisme Pemadatan Tanah (umum)

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Mekanisme pemadatan tanah, sebuah konstruksi tidak begitu saja dibangun di atas lahan yang sudah disediakan. Dibutuhkan persiapan-persiapan agar lahan benar-benar

Read More »

Instalasi Jaringan AC Pada Rumah

Table of Contents

Instalasi Jaringan AC Pada Rumah. Untuk Pemasangan dan Instalasi unit AC, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya:

1. Mengenai Lokasi dan Situasi Tempat Pemasangan

  • Tempat aliran udara (indoor/outdoor) harus bebas tidak ada hambatan untuk sirkulasi udaranya.
  • Tempat untuk pemeliharaan dan servis harus mudah dijangkau agar pada waktu maintenance lebih mudah.
  • Tempat memasang unit rata dan kerataan bisa diukur menggunakan waterpas.
  • Halangan atau gangguan sirkulasi udara (indoor/outdoor). Jarak pemasangan outdoor minimal 20 cm untuk bagian sisi kiri dan belakang, minimal 30 cm sisi kanannya. Dan 70 cm untuk sisi depan unit outdoor. Untuk indoor jarak pemasangan diindor minimal 10cm sisi atas, kiri dan kanan.
  • Gangguan lain terhadap pembuangan udara. Untuk indoor tidak boleh berdekatan dengan sumber panas dan dengan pintu keluar masuk.Dan oudoor tidak boleh ada benda apa pun yang dapat menghalangi radiasi panas dari kondensor.
  • Getaran bisa dikurangi dengan menggunakan karet mounting yang biasanya sudah tersedia pada unitnya dan diupayakan untuk memasang ditempat yang dapat meminimalkan bunyi berisik dan getaran dan yang tidak mengganggu ketenangan tetangga.
  • Penampilan setelah pemasangan harusnya mengikuti ketentuan estetika interior dan eksterior ruangan.

2. Jaringan Kelistrikan

  • Ukuran kabel (tata letak peng-kabel-an) memakai ukuran kabel 1,5 mm, 2.5 mm, 4 mm dsb.
  • Tegangan dan frekuensi, tegangan normal 220 V dan frequensinya 50 Hz atau 60Hz untuk daerah tertentu.
  • Kekuatan hubungan pengkabelan.
  • Komponen/sarana pengaman (sistem grounding dan MCB) grounding fungsinya untuk membuang kebocoran arus yang terjadi dan MCB (Miniature Circuit Breaker) fungsinya untuk pemutus arus diukur dengan Ampere.
  • Kapasitas saklar dan fuse/sikring dianjurkan memakai stop kontak kaki tiga, dengan kwalitas yang baik.
  • Tegangan drop atau turun naik saat starting, tegangan drop bisa dinaikkan dengan memakai stabiliser.
  • Jaringan listrik khusus untuk pemasangan unit dan outlet-nya.

3. Pengerjaan Hubungan Pemipaan Indoor dan Outdoor Unit

  • Ukuran pipa (diameter) harus sesuai dengan standar unit AC
    contoh untuk AC 1/5 sampai 1 PK memakai pipa 3/8″ dan 1/4″
    untuk AC 1 1/5 dan 2 Pk memakai pipa 1/2″ dan 1/4″.
  • Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation) dengan menggunakan armaflek atau isolasi pembungkus pipa.
  • Getaran saat unit di jalankan pada outdoor menggunakan karet mounting.
  • Appearance/penampilan
  • Jumlah freon (tambah atau buang karena ada perubahan panjang pipa) dichek dengan menggunakan manifold dan pengukur ampere.
  • Periksa kebocoran gas dengan memakai leak detector atau busa sabun.
  • Pengaturan/instalasi oil trap harus dibuat setiap 5-7 meter dengan ketentuan posisi outdoor diatas dan indoor dibawah ataupun sebaliknya.
  • Gangguan terhadap jalur pemasangan pipa.

4. Pengerjaan Sistem Ducting (Jika Diperlukan)

  • Ukuran pipa (diameter)
  • Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation)
  • Getaran saat unit di jalankan
  • Suara dari sitem ducting yang di buat
  • Penampilan

5. Pengerjaan Sitem Pembuangan Air (Drainase)

  • Hubungan part/bagian sealing (anti bocor).
  • Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation).
  • Pengaturan jarak ujung saluran drainage dengan tempat pembuangan akhir (terutama saat musim hujan).
  • Meyakinkan, lancarnya air keluar dari evaporator (tuangkan segelas atau lebih air ke area evaporator).
  • Pemasangan pipa drainase harus menghadap kebawah.
  • Periksa sistem pembuangan jika terkena air hujan atau tetesan air lainnya.
  • Penampilan.

6. Hal-hal Lain

  • Akurasi proses air purging (buang angin) dengan memakai vaccum air.\\
  • Pembukaan service valve dan pengecekan tekanan freon , suction atau tekanan rendah 60-80 psi dan discharge/ tekanan tinggi 250-350 psi dan disesuaikan dengan pengukuran ampere.
  • Pengukuran Ampere disesuaikan dengan yang tertera pada pamflet unit dan disesuaikan dengan tekanan freon.
  • Cara pengoperasian AC yang baik dan benar bisa dibaca pada buku petunjuk pemakaian.
  • Pengukuran temperature udara antara intake atau udara yang tersedot unit indoor dan discharge suhu atau yang keluar perbedaannya lebih dari 8 derajat celcius.

Artikel yang sama :
Instalasi Listrik

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

ngurus imb gratis, gratis ngurus imb, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, biaya ngurus imb, imb medan murah, Instalasi Jaringan AC, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-imb

Sebelum Membangun Rumah

Sebelum membangun rumah, – Vector 41, Pengawasan sejatinya adalah proses monitoring terlaksananya proses pembuatan dan pelaksanaan bangunan…

Read More »

Pintu Garasi Otomatis

Pintu Garasi Otomatis PENGENALAN Pintu garasi otomatis menjadi salah satu solusi modern yang semakin banyak digunakan pada rumah tinggal, perumahan

Read More »

Harga Bio Tank

HARGA BIO TANK PENGENALAN Ketika membangun rumah, perumahan, villa, hotel, maupun fasilitas komersial, banyak orang lebih fokus menghitung biaya struktur,

Read More »