VECTOR 41

ARCHITECT | CONTRACTOR | CONSULTANT

HUBUNGI KAMI


Mengenal Sheer Wall

Mengenal Sheer Wall Untuk Penahan Gempa Gempa bumi merupakan bencana alam yang dapat menyebabkan kerusakan yang serius pada bangunan dan

Read More »

10 Karya Arsitek Zaha Hadid

[vc_row][vc_column][vc_column_text]10 Karya Arsitek Zaha Hadid – Zaha Hadid adalah perempuan pertama yang mendapatkan gelar kehormatan Pritzker Architecture Prize. Sederet award

Read More »

Kenali Mutu Beton Sebelum Membangun

Table of Contents

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Mutu beton adalah penanda dari kualitas atau kekuatan beton yang ditunjukkan dengan satuan angka dan huruf seperti K,FC, dll. Di Indonesia satuan yang sering digunakan adalah satuan K. Mutu beton K merupakan kuat tekan karakteristik beton untuk per cm2nya.

Mutu beton dibagi menjadi beberapa tingkatan yang dimulai dengan K-100 hingga K-500 yang menunjukkan berat yaitu kilogram (kg), yang berarti jika mutu beton K-100 memiliki minimum kekuatan beton 100kg/cm2. Menurut SNI (Standarisasi nasional Indonesia), mutu beton dibagi menjadi 3 kelas, yaitu:

[lwptoc title=”Mutu Beton”]

Beton Kelas I

Beton kelas I adalah beton yang berguna untuk pekerjaan non struktural. Untuk pelaksanaannya tidak diperlukan keahlian yang khusus.

Pengawasan mutu hanya dibatasi pada pengawasan ringan pada mutu bahan-bahan saja sedangkan pada kekuatan tidak disyaratkan pemeriksaan.

Mutu kelas I terdiri dari K-100, K-125, K-150, K-175 dan K-200.

Beton Kelas II

Beton kelas II adalah beton yang berfungsi untuk pekerjaan-pekerjaan struktural secara umum, seperti lantai, jalan, pondasi, sloof,  kolom, dll.

Dalam pelaksanaannya membutuhkan keahlian yang cukup dan harus dilakukan di bawah pimpinan dari tenag ahli.

Mutu kelas II terdiri dari K-225, K-250, dan K275.

Beton Kelas III

Ini adalah jenis beton untuk pekerjaan struktural yang lebih tinggi daripada K-225 seperti balok dan lantai jembatan, landasan pesawat.

Dalam pelaksanaannya membutuhkan keahlian khusus dan dilakukan di bawah pimpinan tenaga ahli. Disyaratkan adanya sebuah laboratorium beton dengan peralatan yang lengkap dan dilayani oleh para tenaga ahli yang bisa melakukan pengawasan mutu beton secara berkelanjutan.

Mutu kelas III terdiri dari K-325,K-350, K-375, K-450 dan K-500.[/vc_column_text][vc_column_text]Artikel yang sama :
Jenis Pondasi pada Bangunan Rumah

Perhatikan ketentuan layanan kami di :

Ketentuan Layanan Vector 41

arsitek nasional, Tenaga Perancang Dasar (Drafter), tokoh arsitek nasional, Penanggung Jawab Anggaran (Estimator), tokoh arsitek indonesia, 10 arsitek nasional terpopuler, gratis ngurus imb, imb medan, cara ngurus imb, imb medan, biaya ngurus imb, imb medan murah, Penanggung Jawab Proyek Konstruksi, Pengelola Penanggung Jawab (Manajemen), biaya overhead proyek, jenis overhead proyek, kontraktor dalam makna sebenarnya, profesi tukang bangunan, menghitung nilai PBB, arsitek yang sesungguhnya, mekanisme pemadatan tanah, 10 arsitek nasional terpopuler, urus imb murah medan, jakarta, sumatra, vector 41 medan vector 41 vector41 medan medan imb imb VECTOR 41 – Tata Cara dan Persyaratan Pengurusan IMB pengurusan imb pengurusan-imb [/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Mengenal Apa Itu Kolom

Mengenal Apa Itu Kolom. Pengertian Kolom, Bentuk, dan Jenis Kolom pada Bangunan Di dalam kontruksi bangunan, banyak elemen-elemen penting yang

Read More »

5 Jenis Pondasi Rumah

Pondasi rumah dan bangunan tidak dapat dibuat dengan cara sembarangan. Untuk itu, sangat penting mengetahui jenis-jenis pondasi di atas.Pondasi rumah

Read More »