Jenis Sertifikat Kepemilikan Tanah

Apabila Anda memiliki atau hendak membeli properti, kelengkapan dokumen merupakan salah satu hal yang terpenting dan pasti harus ada sertifikatnya. Berikut jenis-jenis sertifikat yang harus kamu ketahui.

Jenis Sertifikat Properti

1. Akta Jual Beli

Akta Jual Beli (AJB) sebenarnya adalah sebuah perjanjian jual beli. Surat ini wajib Anda miliki karena menjadi bukti bahwa Anda sudah melakukan jual beli sebuah properti dengan sah dan sudah lunas.
AJB dikeluarkan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah atau PPAT sebagai bukti peralihan kepemilikan atas tanah atau properti yang diperjualbelikan. AJB bisa berbentuk surat kepemilikan tanah baik hak milik, hak guna atau Girik.

2. Sertifikat Hak Milik

Sertifikat Hak Milik (SHM) merupakan sertifikat yang menunjukkan bahwa Anda memiliki hak penuh atas suatu lahan atau properti. Kelebihan memiliki SHM adalah sertifikat ini dapat dialihkan dan juga bisa menjadikan sertifikat ini sebagai jaminan atau agunan saat mengajukan pinjaman ke bank.

3. Sertifikat Hak Guna Bangunan

Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) tidak seperti sertifikat hak milik yang menyatakan kepemilikan, Sertifikat Hak Guna Bangunan hanya menunjukkan Anda memiliki hak untuk menggunakan tanah atau properti yang dimaksud dalam jangka waktu tertentu. Bisa disimpulkan bahwa pemilik SHGB tidak memiliki keseluruhan lahan melainkan hanya bangunan yang didirikan di atasnya. Lahan tersebut bisa milik negara atau swasta baik perusahaan maupun perorangan.

4. Girik atau Petok

Girik atau petok sebenarnya tidak termasuk ke dalam jenis sertifikat melainkan hanya surat jenis administrasi desa untuk pertanahan yang menunjukkan bukti surat pembayaran pajak atas suatu lahan, yang merupakan bukti bahwa seseorang telah mengusai sebidang lahan.
Jika yang Anda pegang adalah girik, maka sangat disarankan untuk segera mengurus sertifikat untuk lahan Anda.

5. Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun

Jika Anda tinggal di rumah susun atau apartemen dan sejenisnya, anda juga harus memiliki sertifikat surat yang menandakan kepemilikan atas unit tersebut. Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun (SHSRS) merupakan sertifikat yang dikeluarkan untuk rumah atau hunian yang berbentuk vertikal. SHSRS juga berlaku untuk bangunan vertikal lain seperti perkantoran, toko komersial hingga flat dan kondominium.

Demikian pembahasan jenis-jenis sertifikat kepemilihan lahan atau rumah. Semoga bermanfaat dan dapat membantu untuk lebih berhati-hati dalam kelengkapan dokumen dan sertifikat dari sebuah rumah atau lahan yang akan di beli.